Merahputih.com - Rumput hijau Old Trafford bersiap menyaksikan revolusi taktik besar-besaran menjelang bergulirnya musim kompetisi baru. Ketukan magis lini tengah Paris Saint-Germain (PSG) rupanya membuat manajer permanen Setan Merah,
Michael Carrick, kepincut setengah mati. Sang juru taktik kini berambisi menyulap Kobbie Mainoo menjadi sosok predator anyar lewat cetak biru permainan raksasa Prancis tersebut.
Baca juga:
Resmi! Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen Manchester United hingga 2028
Laporan The Sun menyebutkan, Carrick ingin mengubah peran Mainoo dengan mendorong gelandang Inggris tersebut lebih sering menusuk jantung pertahanan lawan.
Inspirasi perubahan ini datang setelah melihat performa impresif trio lini tengah PSG: Fabian Ruiz, Joao Neves, dan Vitinha.
“Carrick ingin mengubah peran Kobbie Mainoo dengan mendorong pemain internasional Inggris tersebut lebih sering melakukan lari melewati pertahanan lawan,” tulis laporan media Inggris tersebut mengenai rencana internal klub.

Suntikan Tenaga Baru dari Italia
Manajemen Setan Merah bergerak cepat mengamankan tanda tangan gelandang Atalanta, Ederson Silva, senilai 35 juta Euro.
Kehadiran pemain asal Brasil ini menjadi kunci penting pelepasan daya serang Mainoo secara maksimal. Ederson bakal memikul beban pertahanan, sehingga Mainoo bisa lebih fokus membantu lini serang.

Langkah strategis Manchester United menjelang bursa transfer 15 Juni meliputi beberapa poin krusial:
-
Status Manajer: Michael Carrick resmi menjabat sebagai manajer permanen setelah meraih 12 kemenangan dari 17 laga.
-
Target Kompetisi: Bersiap mengarungi empat kompetisi sekaligus (Premier League, Liga Champions, Piala FA, Carabao Cup).
-
Pemain Baru: Ederson Silva sepakat bergabung dengan kontrak berdurasi empat tahun.
-
Rencana Belanja Tambahan: Berburu dua gelandang baru, seorang pemain sayap kiri, seorang bek kiri, seorang striker, serta seorang bek tengah.
Formasi Baru Pendukung Bruno Fernandes
Baca juga:
Manchester United Siap Umumkan Michael Carrick sebagai Pelatih Tetap, Casemiro Fix Cabut
Berbeda dengan sistem 4-3-3 milik Luis Enrique di PSG, Carrick tetap setia menggunakan formasi dasar 4-2-3-1. Pola ini sengaja dipertahankan demi memberi kebebasan bergerak bagi Bruno Fernandes tepat di belakang striker utama.
Nasib berbeda tampaknya harus menimpa Mason Mount serta Manuel Ugarte. Ugarte berpotensi angkat kaki dari Old Trafford, sementara Mount kemungkinan besar harus rela bermain pada posisi lebih dalam demi mengakomodasi strategi baru ini.