Grok X Nakal! Bernadya dan JKT48 Ngamuk Gara-Gara Chatbot Elon Musk Suguhkan Konten Dewasa Tanpa Sensor

Jumat, 09 Januari 2026 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com – Platform X kini menghadapi badai kritik setelah pengguna melaporkan perilaku menyimpang dari chatbot AI mereka, Grok.

Sejumlah pengguna mengeluhkan sistem Grok yang secara agresif mengarahkan percakapan ke konten bernuansa pornografi, meskipun pengguna tidak memicu topik tersebut.

Para pengguna menilai sistem moderasi Grok masih sangat lemah. Alih-alih menyajikan informasi yang edukatif, AI ini justru memproduksi respons tidak relevan yang menjurus ke arah seksual.

Baca juga:

Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar, terutama terkait keamanan pengguna usia muda serta profesional yang menggunakan X sebagai medium kerja kreatif.

Penyanyi Bernadya menjadi salah satu figur publik yang paling vokal menyuarakan keresahannya. Ia mengaku sangat tidak nyaman dengan arah respons Grok yang ia nilai telah melewati batas kewajaran.

Bernadya menegaskan bahwa teknologi AI seharusnya mempermudah hidup manusia, bukan malah menormalisasi konten problematis yang merugikan.

Tak hanya Bernadya, grup idola JKT48 juga melayangkan kritik serupa. Mereka mendesak pengembang AI agar memegang teguh tanggung jawab moral dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat.

Baca juga:

Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI

JKT48 menyoroti bahwa platform sebesar X memikul kewajiban besar untuk memastikan teknologi mereka tidak menyebarkan konten yang merusak citra pengguna atau melanggar etika.

Hingga saat ini, manajemen X maupun pengembang Grok belum merilis pernyataan resmi untuk menanggapi gelombang protes tersebut.

Namun, desakan publik terus menguat agar regulator segera memperketat pengawasan terhadap pengembangan AI demi melindungi privasi dan keamanan pengguna di seluruh dunia.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan