Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI

Wisnu Cipto - Selasa, 23 September 2025

MerahPutih.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI mengungkap fakta menarik mengenai kawin campur warga negara Indonesia (WNI) dan orang asing di Jakarta

Berdasarkan data Dukcapil sejak 2020 hingga Agustus 2025, perkawinan campuran antara istri WNI dan suami warga negara asing (WNA) paling banyak dengan pria asal Amerika Serikat (AS) sebanyak 158 pasangan.

Urutan kedua, pria asal Singapura dengan wanita Indonesia berjumlah 132 pasangan, diikuti Jerman-Indonesia sebanyak 120 pasangan.

Baca juga:

Orang Asing Pasangan Kawin Campur Diizinkan Masuk ke Indonesia

Sedangkan peringkat 3-10 masing-masing, pasangan China-Indonesia (113 pasangan), Australia-Indonesia (103 pasangan), Malaysia-Indonesia (99), Jepang-Indonesia (90), Belanda-Indonesia (90), Inggris-Indonesia (84), dan Korea Selatan-Indonesia (55).

Namun, untuk perempuan WNA yang dinikahi WNI di Jakarta ternyata bukan berasal dari AS. Tercatat, pernikahan campuran yang melibatkan pria Indonesia terbanyak dengan perempuan asal Singapura dengan total 58 pasangan.

"Kalau yang suami WNI, istri WNA, itu berbeda, lebih banyak disukai itu yang dari Singapura," kata Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Dukcapil Jakarta, Witri Yenny, dalam Podcast Jawara, dikutip Selasa (23/9).

Baca juga:

Lagu 'Kawin Kontrak' dari Kades Hoho Alkaf dan Lala Widy Trending di YouTube, Berikut Lirik Lengkapnya

Peringkat 2-10 terdiri dari Indonesia-China (53 pasangan), Indonesia-Jepang (47), Indonesia-Malaysia (41), Indonesia-Korea Selatan (36), Indonesia-Australia (22), Indonesia-Filipina (22), Indonesia-Thailand (18), Indonesia-Vietnam (17), dan Indonesia-India (16).

Total jumlah perkawinan campuran yang dilaporkan ke Dinas Dukcapil Jakarta sebanyak 1.952 pasangan dalam lima tahun terakhir. "Yang rata-rata itu dari tahun 2020 sampai 2025 itu sekitar 250-300 pasangan per tahunnya," tandas pejabat Dukcapil itu, dilansir Antara. (*)

Baca Artikel Asli