Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta

Andika Pratama - Senin, 30 November 2020

MerahPutih.com - Rencana pembangunan Kampung Tangguh oleh Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran di setiap kelurahan dan RW ibu kota disambut baik Partai Amanat Nasional (PAN) DKI.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada Minggu (29/11), penambahan harian COVID-19 sebanyak 1.431 kasus di Jakarta.

Baca Juga

Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah bagi Tenaga Pendidik Non-PNS

"Maka terobosan seperti program kampung tangguh sangat diperlukan untuk menekan angka penularan COVID-19,” ujar Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Senin (30/11).

Lebih lanjut, kata Eko, penanganan corona memang harus fokus langsung pada lokasi-lokasi yang memang menjadi episentrum di setiap kelurahan dan RW.

“Terkadang masyarakat sering lengah, karena lamanya pandemi COVID-19 ini, sehingga program-program baru meski dihadirkan agar masyarakat kembali semangat untuk bersama-sama melawan COVID-19 di wilayahnya masing-masing,” kata Eko.

Eko Patrio di Balai Kota. (MP/Asropih)
Eko Patrio di Balai Kota. (MP/Asropih)

Anggota DPR RI ini pun mendorong agar program Kampung Tangguh bisa segera terealisasi dan bisa berhasil menurunkan jumlah penularan di Jakarta, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi zona merah.

Menurut Eko hal itu penting mengingat sekolah tatap muka juga direncanakan akan dibuka pada awal tahun ini.

Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol, Fadil Imran akan merintis program Kampung Tangguh di Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Lokasi itu dipilih karena kasus corona yang tinggi di kelurahan tersebut.

“Polres Jakbar bekerja sama dengan Kodim, ‘door to door’ untuk mengecek langsung siapa yang tertular di kampung tersebut,” ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Polisi Audie S Latuheru di Jakarta, Jumat (27/11).

Selain di Cengkareng Timur, Kampung Tangguh juga akan dibentuk di Kebon Jeruk dan di Tanjung Duren. (Asp)

Baca Juga

PSI DKI Tolak Kenaikan Pendapatan Dewan Rp888 Miliar

Baca Artikel Asli