MerahPutih.com - Polres Klaten, Jawa tengah, mengamankan 74 orang yang terlibat bentrokan dua kelompok di sekitar Pasar Pedan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Minggu (4/10) malam. Puluhan orang yang diamanakan tersebut sebagian besar masih dibawah umur.
Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, puluhan orang tersebut diamankan petugas di tempat kejadian perkara (TKP) di Pasar Pedan saat terlibat bentrok. Polisi langsung membawa mereka semua ke Mapolres Klaten untuk dilakukan pembinaan dan pendataan.
"Total ada 74 orang kami amankan yang terlibat bentrok di Pasar Pedan Klaten," ujar Edy, Senin (5/10).
Baca Juga
Kuras 3.070 Rekening Bank, 10 Pelaku Penipuan Kode OTP Dibekuk Polisi
Terkait pemicu bentrokan, kata dia, masih dilakukan pendalaman. Ia pun masih enggan mengungkap nama kedua kelompok yang terlibat bentrokan tersebut.
"Kami masih fokus untuk melakukan pemeriksaan kepada 74 orang tersebut. Petugas juga akan melakukan pengembangan untuk mencari orang lain yang mungkin terlibat dalam aksi bentrokan tersebut," kata dia.
Edy menjelaskan puluhan orang yang diamankan ini semuanya berstatus sebagai saksi. Polisi masih punya waktu untuk memutuskan nasib mereka semua apakah ada yang menjadi tersaangka atau tidak.
"Dari pemeriksaan itu kita nanti akan tahu siapa yang akan menjadi tersangka. Ada juga seorang korban yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit," tutur dia
Diketahui, bentrokan berawal di sekitar pertigaan Kantor BRI Kecamatan Pedan hingga pertigaan Toko Mas Semar. Bahkan, kejadian ini terekam video warga tersebar di medsos.
Baca Juga
Nekat Adakan Dangdutan di Tengah Pandemi, Sejumlah Oknum Polisi Diperiksa Propam
Massa ada yang membawa bambu dan kayu berteriak-teriak di depan sebuah konter handphone. Kejadian bentrokan dua massa itu membuat pemilik usaha di lokasi kejadian ketakutan dan menutup usaha mereka. Kejadian itu berakhir saat petugas Polres Klaten datang. (Ismail/Jawa Tengah)