Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

DPR Minta Apartemen, Pengamat Sebut Hanya Alihkan Kasus e-KTP

Noer Ardiansjah - Senin, 14 Agustus 2017

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai, mencuatnya isu DPR minta apartemen merupakan pengalihan konsentrasi massa dari kasus korupsi e-KTP.

Ray mengatakan, DPR mencoba menutupi skandal mega proyek e-KTP dengan mengangkat isu kacangan seperti itu.

"Jelas dengan naiknya isu ini, sedikit banyak mengalihkan perhatian masyarakat soal e-KTP ke gedung ini," kataRay kepada awak media, di Menteng Jakarta Pusat, Senin (14/8).

Mantan aktivis 98 ini berpendapat, persoalan DPR minta fasilitas sebetulnya tidak hanya terjadi saat ini saja. Sebelumnya, DPR juga pernah dihebohkan dengan rencana pembangunan gedung baru berfasilitas mewah.

Jadi, tak mengherankan jika publik menilai ada yang aneh dari rangkaian peristiwa-peristiwa tersebut.

"Ini, 'kan ada hubungannya dengan pembacaan nota keuangan tanggal 16 Agustus nanti," katanya.

Dia pun berharap, konsentrasi massa kembali fokus terhadap kasus e-KTP usai pembacaan nota keuangan dan RAPBN oleh presiden.

"Saya pikir enggak lama. Pasca-pembacaan, konsentrasi akan ke e-KTP lagi," tandasnya. (Fdi)

Baca berita terkait DPR minta apartemen lainnya di: Terkait Pembangunan Apartemen DPR, Ketua MPR: Masih Banyak Rakyat Susah

Baca Artikel Asli