MerahPutih.com - Pesawat sipil milik maskapai Associated Mission Aviation (AMA) dilaporkan diserang dan dibakar sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam insiden tersebut, pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, meninggal dunia.
Peristiwa ini mendapat perhatian dari Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso. Ia mengutuk pembunuhan pilot sipil tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang merampas hak hidup warga sipil.
Fauqi juga mendesak pemerintah dan aparat keamanan segera mengambil langkah taktis untuk memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah rawan konflik di Papua.
"Kami prihatin atas aksi pembakaran pesawat yang menyebabkan pilot meninggal dunia. Kami meminta pemerintah memastikan keamanan dan keselamatan warga sipil di daerah konflik Papua. Jangan sampai ada lagi korban sipil akibat konflik yang terus berlangsung. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama," ujar Fauqi Hapidekso di Jakarta, Jumat (3/7).
Baca juga:
Koops TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA Warga AS Ditembak KKB Papua
Penerbangan Perintis Dinilai Vital bagi Masyarakat Pedalaman
Fauqi mengingatkan, serangan terhadap penerbangan perintis sipil dapat menimbulkan dampak besar bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Selama ini, maskapai perintis seperti AMA berperan menyalurkan logistik bahan pokok, mendistribusikan obat-obatan, serta mengangkut tenaga kesehatan dan guru ke daerah-daerah yang belum memiliki akses transportasi darat.
Keamanan penerbangan perintis harus dijamin. Jika ancaman terhadap pesawat sipil terus terjadi, masyarakat di pedalaman Papua akan kehilangan akses terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, distribusi logistik, serta berbagai kebutuhan dasar yang menjadi hajat hidup mereka,
Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso.
Minta Investigasi Menyeluruh dan Pengamanan Diperkuat
Legislator asal Jawa Tengah itu juga meminta dilakukan investigasi secara menyeluruh atas insiden tersebut.
Menurutnya, diperlukan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, TNI-Polri, dan pemerintah daerah guna meningkatkan perlindungan di kawasan rawan, termasuk memperkuat pengamanan di setiap lapangan terbang perintis.
Baca juga:
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Fauqi menegaskan, langkah tersebut penting untuk melindungi pekerja kemanusiaan, tenaga kesehatan, guru, serta masyarakat sipil yang beraktivitas di wilayah pedalaman Papua.
"Kita harus mencegah bertambahnya korban sipil. Penegakan hukum yang tegas serta koordinasi yang kuat sangat diperlukan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat sipil dapat menjalani kehidupan dengan aman," pungkasnya. (Pon)