Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

DPR Minta Apartemen, Pengamat: Kinerja Buruk, Hanya Mengada-ada

Noer Ardiansjah - Senin, 14 Agustus 2017

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mencibir rencana anggota DPR yang berniat membangun apartemen di komplek Taman Ria, Senayan, Jakarta.

Dia menilai tidak ada hubungannya peningkatan kinerja DPR dengan berbagai fasilitas yang dikatakan untuk menunjang aktifitas anggota.

"Tidak ada korelasi, begini kalau rumah terlalu jauh, kemudian dibangun apartemen, apakah ada jaminan rapat di DPR akan penuh," kata Ray saat mengisi diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/8).

Menurut Ray, buruknya kinerja DPR dengan alasan rumah dinas terlalu jauh, hanya mengada-ada, dan terkesan tidak masuk akal.

"Coba cek, apakah rendahnya tingkat kehadiran anggota DPR pada rapat-rapat karena rumah terlalu jauh atau memang mereka sengaja tidak hadir," kata dia.

Ia pun menegaskan, sangat tidak relevan jika penunjang kinerja DPR selalu diukur dengan penambahan fasilitas.

Justru Ray menilai, banyaknya permintaan anggota DPR untuk menambah fasilitas karena kegagalan para pimpinannya.

"Lihat saja kepemimpinan pimpinan DPR, Setnov tersangka e-KTP, Fahri Hamzah banyak berkoar-koar di luar fungsinya sebagai wakil ketua, begitu juga Fadli Zon," katanya. (Fdi)

Baca berita terkait kasus korupsi Setnov lainnya di: Korupsi E-KTP, Andi Narogong Kantongi Rp 20 Miliar

Baca Artikel Asli