Disdikpora Gunung Kidul Distribusikan Ribuan Laptop ke SD dan SMP
Sabtu, 21 Agustus 2021 -
MerahPutih.com - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta membagikan ribuan laptop ke sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pembagian ribuan laptop ini merupakan bagian dari rencana Kemendikbud untuk mendukung pembelajaran online di sekolah mulai tingkat jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA.
Baca Juga
KPK Diminta Awasi Program Laptop Pelajar, Komisi III: Karena Jumlahnya Besar
Pengadaan laptop bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sudah selesai dilaksanakan pada Juli 2021. Total anggaran DAK yang digelontorkan sebesar Rp 12,7 miliar. Total ada 58 sekolah yang menerima ratusan Laptop.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikpora Gunung Kidul, Sumarto mengatakan, DAK pengadaan laptop untuk tingkat SD sebesar Rp10 miliar.
"Total jumlah laptop yang didistribusikan untuk SD ada 2.205 unit. Ada 49 Sekolah dasar yang mendapat bantuan laptop, masing-masing sekolah mendapatkan 45 unit laptop.S udah mulai didistribusikan," kata Sumarto di Yogyakarta, Sabtu (21/8)
Distribusi laptop ke sekolah dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah berbasis dengan teknologi.
"Kami berharap fasilitas ini dimaksimalkan guna menunjang proses belajar mengajar. Yang tidak kalah penting harus dirawat dengan sebaik-baiknya,” katanya
Ia melanjutkan dalam pengadaan, kami juga mendapatkan pendampingan dari Inspektorat daerah.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Gunung Kidul Kisworo mengatakan Pemkab mendapatkan jatah Rp 2,7 miliar dari pagu DAK untuk pengadaan laptop. Pengadaan dilakukan lewat proses e-Katalog.
"Jumlah SMP yang mendapat bantuan laptop sebanyak sembilan sekolah. Dengan rincian 45 unit di setiap sekolahnya. Harga per unitnya seharga Rp 5,8 juta dengan spesifikasi sesuai dengan petunjuk teknis dari kementerian,” katanya.
Selain membeli laptop, anggaran juga digunakan pengadaan perangkat pendukung lainnya seperti wireless router, proyektor, hingga konektor untuk penghubung.
"Pengadaan tidak hanya laptop saja. Rencananya, setelah paket laptop dikirimkan oleh rekanan akan langsung didistribusikan ke sekolah yang mendapatkan bantuan," katanya."
Pada tahun ini sampai 2024 mendatang, pemerintah telah menganggarkan Rp 1,3 triliun untuk pengadaan laptop sebanyak 190 ribu untuk dikirim ke seluruh Indonesia. (Teresa Ika/Yogyakarta)
Baca Juga
Program Laptop Merah Putih Jangan Sampai Bernasib Seperti 1Bestarinet Malaysia