MerahPutih.Com - Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris, Abdurrochim (31) di Traffic Light simpang empat Genengan Jalan Sumpah Pemuda Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (16/8) pukul 07.45 WIB.
Densus 88 langsung melakukan penggeledahan di rumah Abdurrochim, Jalan Kerinci Jalan Raya No.11, Kampung Skip RT 03 /RW 03, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari pukul 13.30 WIB sampai 13.38 WIB. Abdurrochim langsung dibawa ke Jakarta oleh Densus 88.
Baca Juga: Terduga Teroris Pernah Bergabung dengan ISIS
Informasi dihimpun MerahPutih.Com, Abdurrochim terlibat jaringan dalam pembuatan paspor dan KTP palsu untuk kepentingan berangkat ke Suriah bergabung ISIS.
Anggota Linmas Kelurahan Banjarsari, Agus Santoso, mengungkapkan Abdurrochim merupakan eks narapidana (napiter) yang pernah ditangkap Densus 88 sekitar 2010. Abdurrochim ditangkap Densus 88 saat akan berangkat ke acara pernikahan saudara di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
"Dia (Abdurrochim) ditangkap saat naik sepeda motor. Sebanyak empat orang Densus 88 menggunakan metal detector melakukan penggeledahan," kata dia.
Baca Juga: Kronologis Kematian Yuli di RS Polri, Terduga Teroris Perempuan Asal Klaten
Hasil penggeledahan, kata dia, ditemukan DVD ponsel, kompas, flasdisk, MMC, baju bela diri, sangkur, dan buku. Ia mengatakan selama ini Abdurrochim bekerja mengajar di TPQ Masjid Baiturrahman yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari rumahnya.
"Kali ini keterlibatannya (Abdurrochim) apa saya kurang tahu. Abdurrochim punya dua anak dan satu istri," jejas Agus.
Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, membenarkan adanya penangkapan dan penggeledahan di rumah terduga teroris. Kemudian terlibat jaringan apa tidak mengetahuinya.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris, Diduga Jaringan Pelaku Bom Pospol Kartasura