PEREMPUAN harus lebih waspada di masa pandemi ini. Salah satunya adalah kesehatan payudara. Menurut data dari Global Cancer Observatory, kanker payudara di Indonesia merupakan kanker paling banyak pada perempuan dengan porsi 16% dari total kasus kanker. Ada sekitar 65 ribu kasus baru dan 22 ribu kematian pada tahun 2020.
Mengutip dari Health, DCIS (Ductal carcinoma in situ) ialah kondisi payudara stadium 0 (nol) yang dianggap sebagai diagnosis kanker non-invasif atau pra-invasif. Menurut ahli medis kondisi ini masih dapat diobati sebelum berubah kanker menjadi invasif.
Baca Juga:
"Saya selalu memberitahu pada pasien meskipun DCIS memiliki kata 'karsinoma' di dalamnya, itu sebenarnya bukan kanker," Marleen Meyers, MD, ahli onkologi medis dan direktur Program Survivorship Pusat Kanker Perlmutter di NYU Langone Health.
Karena itu, orang tidak perlu takut DCIS seperti halnya kanker payudara invasif, tambahnya. "Namun Itu masih memiliki risiko, jadi tetap harus ditangani." kata Meyers serius.
Jadi untuk itu para wanita di sarankan untuk melakukan mammografi rutin. Mammografi adalah proses pemeriksaan payudara menggunakan sinar X dosis rendah. Mammografi ini digunakan untuk melihat beberapa tipe tumor dan kista juga.
Terkadang tanpa disadari, DCIS tumbuh cukup besar sehingga membentuk benjolan yang dapat terlihat mata. Beberapa orang dengan DCIS mungkin mengalami keputihan yang tidak biasa. Kondisi ini disebut penyakit Paget yang menyebabkan kulit di sekitar puting menjadi tebal dan kering.
Baca Juga:
"Kami telah melihat peningkatan besar dalam kasus DCIS yang didiagnosis dalam 20 tahun terakhir," ungkap direktur onkologi radiasi payudara di Pusat Kanker Komprehensif Universitas Negeri Ohio, Julia White, MD.
Pada 1990-an, hanya ada sekitar 15 ribu hingga 18 ribu kasus DCIS yang didiagnosis yang kemudian mendapatkan penanganan mammografi per tahun. Sayangnya jumlah itu berkembang menjadi lebih dari 60 ribu kasus, menurut American Cancer Society.
"Itu karena begitu banyak wanita sekarang mendapatkan mammogram, dan teknologinya sangat bagus. Sehingga kami mengambil lesi yang sangat kecil," kata Dr. White.
Jadi disarankan untuk perempuan rutin untuk memeriksa payudara dengan mammografi. Gunanya untuk memastikan bahwa payudara sehat. Ada cara pencegahan agar kamu dari kanker payudara yaitu dengan melakukan pijat payudara, menjaga berat badan tetap ideal, menghentikan kebiasaan merokok, membatasi minum alkohol, membatasi terapi hormon, dan hindari paparan radiasi di bagian payudara. (jhn)
Baca Juga: