Kesehatan

DCIS Harus Mendapatkan Perhatian Sebelum Menjadi Kanker Invasif

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 04 Januari 2022
DCIS Harus Mendapatkan Perhatian Sebelum Menjadi Kanker Invasif

Pemeriksaan mammografi dapat mendeteksi kanker sejak dini. (Foto: Unsplash/Angiola Harry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEREMPUAN harus lebih waspada di masa pandemi ini. Salah satunya adalah kesehatan payudara. Menurut data dari Global Cancer Observatory, kanker payudara di Indonesia merupakan kanker paling banyak pada perempuan dengan porsi 16% dari total kasus kanker. Ada sekitar 65 ribu kasus baru dan 22 ribu kematian pada tahun 2020.

Mengutip dari Health, DCIS (Ductal carcinoma in situ) ialah kondisi payudara stadium 0 (nol) yang dianggap sebagai diagnosis kanker non-invasif atau pra-invasif. Menurut ahli medis kondisi ini masih dapat diobati sebelum berubah kanker menjadi invasif.

Baca Juga:

Kenali Kanker Kulit Ganas Melanoma

kanker
Kanker membutuhkan penanganan medis yang intensif. (Foto: Unsplash/National Cancer Institute)

"Saya selalu memberitahu pada pasien meskipun DCIS memiliki kata 'karsinoma' di dalamnya, itu sebenarnya bukan kanker," Marleen Meyers, MD, ahli onkologi medis dan direktur Program Survivorship Pusat Kanker Perlmutter di NYU Langone Health.

Karena itu, orang tidak perlu takut DCIS seperti halnya kanker payudara invasif, tambahnya. "Namun Itu masih memiliki risiko, jadi tetap harus ditangani." kata Meyers serius.

Jadi untuk itu para wanita di sarankan untuk melakukan mammografi rutin. Mammografi adalah proses pemeriksaan payudara menggunakan sinar X dosis rendah. Mammografi ini digunakan untuk melihat beberapa tipe tumor dan kista juga.

Terkadang tanpa disadari, DCIS tumbuh cukup besar sehingga membentuk benjolan yang dapat terlihat mata. Beberapa orang dengan DCIS mungkin mengalami keputihan yang tidak biasa. Kondisi ini disebut penyakit Paget yang menyebabkan kulit di sekitar puting menjadi tebal dan kering.

Baca Juga:

Kanker Prostat Terdeteksi Dini, Peluang Sembuh SBY Besar

kanker
Menjaga berat badan yang ideal menjaga diri dari kanker. (Foto: Unsplash/Iyunmai)

"Kami telah melihat peningkatan besar dalam kasus DCIS yang didiagnosis dalam 20 tahun terakhir," ungkap direktur onkologi radiasi payudara di Pusat Kanker Komprehensif Universitas Negeri Ohio, Julia White, MD.

Pada 1990-an, hanya ada sekitar 15 ribu hingga 18 ribu kasus DCIS yang didiagnosis yang kemudian mendapatkan penanganan mammografi per tahun. Sayangnya jumlah itu berkembang menjadi lebih dari 60 ribu kasus, menurut American Cancer Society.

"Itu karena begitu banyak wanita sekarang mendapatkan mammogram, dan teknologinya sangat bagus. Sehingga kami mengambil lesi yang sangat kecil," kata Dr. White.

Jadi disarankan untuk perempuan rutin untuk memeriksa payudara dengan mammografi. Gunanya untuk memastikan bahwa payudara sehat. Ada cara pencegahan agar kamu dari kanker payudara yaitu dengan melakukan pijat payudara, menjaga berat badan tetap ideal, menghentikan kebiasaan merokok, membatasi minum alkohol, membatasi terapi hormon, dan hindari paparan radiasi di bagian payudara. (jhn)

Baca Juga:

Kanker Lambung, Penyakit yang Sulit Dikenali

#Kesehatan #Kanker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan