MerahPutih.com - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien COVID-19 di rumah sakit luar Pulau Jawa meningkat seiring merebaknya kasus varian baru Omicron.
Hal itu diungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers dalam agenda ratas evaluasi PPKM melalui YouTube, Senin (7/2).
BOR tertinggi di luar Jawa berada di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan tingkat keterisian 15 persen. Lalu untuk wilayah Sumatera Selatan (Susel) keterisian mencapai 11 persen.
Baca Juga:
Angka COVID-19 Naik, Penumpang KRL Alami Penurunan
Lalu, Provinsi Lampung BOR-nya kini telah menyentuh angka 11 persen dan Kalimantan Selatan dan Provinsi Bengkulu sudah menyentuh 10 persen.
"Sisanya (provinsi lain) di bawah 10 persen," ucap politikus senior Partai Golkar tersebut.
Baca Juga:
Pemprov DKI Makamkan 140 Jenazah dengan Protap COVID-19 Lima Hari Terakhir
Sedangkan tinggat keterisian tempat tidur pasien COVID-19 di Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan. Tercatat sudah 62 persen keterisian kasur pasien COVID-19 dari 5.818 yang disiapkan, terpakai 3.641 kasur.
"Terkait rumah sakit ada peningkatan jadi 62 persen, sebenarnya turun karena kemarin 63 persen," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (7/2).
Begitu juga dengan ruang intensive care unit (ICU). Tingkat keterisiannya merangkak naik sebesar 35 persen. Dari 741 ICU yang tersedia, kini telah terpakai 257 ICU. (Asp)
Baca Juga:
Bertambah 36.057 Kasus COVID-19, Wapres: Kita Mulai Masuk Gelombang Ketiga