Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BOR Rumah Sakit di Bandung Turun, Warga Diingatkan Tetap Taat Prokes

Zulfikar Sy - Sabtu, 07 Agustus 2021

MerahPutih.com - Angka bed occupancy rate (BOR) atau ruang rawat inap di rumah sakit rujukan COVID-19 Kota Bandung terus mengalami penurunan. Meski demikian, warga Bandung diminta tetap waspada dengan meningkatkan protokol kesehatan (prokes) karena penularan masih terjadi di masyarakat.

Hingga Kamis (5/8), konfirmasi aktif COVID-19 tercatat 6.416 kasus atau berkurang 435 kasus. Jumlah konfirmasi sembuh 30.749 orang atau bertambah 568 orang. Sedangkan konfirmasi meninggal 1.300 orang.

"Alhamdulillah tren laju konfirmasi aktif di Kota Bandung terus menurun," ujar Wali Kota Bandung Oded M Danial, Jumat (6/8).

Baca Juga:

Persib Bandung Bagikan Lebih dari 100 Ribu Paket Bantuan

"Meski demikian, Mang Oded mengimbau warga Bandung tetap waspada dan menjaga prokes agar kasus COVID-19 di Kota Bandung terus melandai," ajaknya.

Tren laju Kasus konfirmasi dibandingkan dengan 14 hari sebelumnya menurun dari 387,4 orang per hari menjadi 329,6 orang per hari.

"Saat ini BOR di Kota Bandung juga sudah di angka 53,35 persen," ungkap Oded.

PPKM Mikro di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)
PPKM Mikro di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)


Dengan demikian, BOR di Kota Bandung disebut telah memenuhi standar WHO yaitu 60 persen. Data 5 Agustus 2021, di 30 rumah sakit di Kota Bandung keterisian untuk pasien konfirmasi dan suspek sebanyak 1.186 tempat tidur. Jumlah tersebut sekitar 53,35 persen dari 2.223 tempat tidur yang ada.

Keterisian tersebut berkurang 87 tempat tidur dari hari sebelumnya. Berarti tersedia 1.037 tempat tidur kosong di seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Bandung.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Pantau Perusahaan Yang Lakukan PHK Saat Pandemi


Sedangkan tempat isolasi untuk kasus konfirmasi tanpa gejala di 3 hotel, per 5 Agustus 2021, jumlah keterisian 48 kamar dari 135 kamar yang tersedia atau hanya terisi sekitar 35,6 persen.

Saat ini, terdapat 7.981 kasus COVID-19 yang tengah isolasi mandiri di rumah dan dipantau oleh puskesmas dan tim kewilayahan (kecamatan, kelurahan, RW). (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Terdampak Pandemi, Ribuan Buruh Bandung Perjuangkan Pesangon

Baca Artikel Asli