MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah mengatakan partainya belum membicarakan secara internal kader banteng yang bakal masuk kabinet Prabowo-Gibran.
Menurutnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri belum memberikan instruksi. Said mengatakan PDIP bakal tegak lurus dengan titah Megawati.
“Belum sama sekali, baik Pak Budi Gunawan (BG), Pak Olly (Bendum PDIP Olly Dondokambey) dan Pak Anas (Abdullah Azwar Anas), tidak ada pembicaraan di internal partai,” ujar Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10).
Terkait kabinet kementerian dipecah, Said tak ingin memberi komentar. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Baca juga:
Puan Buka-Buka Alasan PDIP Tunjuk Bambang Pacul Jadi Wakil Ketua MPR
“Kami no comment karena itu hak prerogatif presiden. Monggo mana yang terbaik bagi presiden,” tuturnya.
Said mengatakan APBN sudah mempersiapkan anggarannya di cadangan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN).
“Itu tinggal bapak presiden sesuai kebutuhan karena undang-undangnya juga begitu. Kan undang-undangnya sudah direvisi sesuai kebutuhan presiden terpilih,” jelas dia.
Selain itu, Said juga mempersilahkan Prabowo membentuk berapapun kementerian yang diinginkan. Meski demikian, ia mengingatkan untuk berhitung secara efektif.
“Mau 40, mau 45, mau 48 monggo presiden. Tinggal efektivitasnya kita hitung,” pungkasnya. (Pon)