Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Banjir Melanda 17 Desa di 8 Kecamatan di Jember, 3.944 KK Terdampak

Frengky Aruan - Jumat, 13 Februari 2026

MerahPutih.com - Banjir melanda 17 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, di mana 3.944 kepala keluarga (KK) terdampak. Banjir terjadi menyusul hujan deras selama beberapa jam yang mengguyu pada Kamis (12/2) sore hingga Jumat dini hari WIB.

Kondisi tersebut menyebabkan debit air di sejumlah sungai di beberapa kecamatan meningkat, yakni Sungai Dinoyo, Sungai Kaliputih, Sungai Kaliklepuh, Kalijompo, Sungai Rembangan, Sungai Bedadung, Sungai Karangbayat, dan Sungai Gondangdia.

"Banjir melanda delapan kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo, Jumat (13/2) dikutip dari Antara.

Adapun delapan kecamatan yang dimaksud yakni Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, dan Balung. Selain itu tiga jembatan dan satu pondok pesantren juga terdampak.

Baca juga:

Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Pesisir Sejumlah Provinsi di Indonesia, BMKG Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

"Pada Kamis malam pukul 19.00 WIB air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian 30 centimeter hingga dua meter, kemudian menggenangi akses jalan, merobohkan jembatan dan lalu lintas mengalami kemacetan," tuturnya.

"Jembatan putus akibat diterjang banjir bandang yang cukup deras di Desa Suci, Kecamatan Panti, sehingga akses warga terganggu akibat bencana tersebut," katanya.

Edi menjelaskan banjir yang terparah terjadi di Kecamatan Rambipuji dan tingginya lebih dari satu meter, sehingga sebanyak 299 warga mengungsi di beberapa titik yang aman dari banjir.

"Ratusan warga itu mengungsi di rumah Ustaz Nurul di Dusun Krajan sebanyak 60 jiwa, kemudian rumah Umar Garuda Kidul Pasar sebanyak 75 jiwa, Masjid Nurul Iman di Curah Ancar sebanyak 150 jiwa, dan di Balai Desa Rambipuji sebanyak 14 jiwa," ujarnya.

Pihak BPBD Jember terus melakukan pembersihan luapan banjir di Kampung Ledok Jember Kidul yang merupakan rumah mantan Bupati Jember Hendy Siswanto, kemudian penanganan di Kecamatan Kaliwates, mengevakuasi warga dan distribusi bantuan logistik untuk dapur mandiri di Kecamatan Rambipuji, dan penanganan di Kecamatan Ajung.

"Hari ini penanganan bencana masih terus dilakukan BPBD Jember dan beberapa rekomendasi penanganan diteruskan ke perangkat daerah terkait," katanya.

Baca Artikel Asli