Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bandara Baru Yogyakarta Bakal Dilengkapi Jalur Evakuasi Bencana

Noer Ardiansjah - Selasa, 05 September 2017

MerahPutih.com - Untuk mengantisipasi bahaya gempa bumi dan tsunami, pembangunan bandara di Kulonprogo, Yogyakarta, berencana bakal dilengkapi jalur evakuasi bencana.

Manager proyek pembangunan NYIA, PT Angkasa Pura 1 Sujiastono menjelaskan bahwa pihaknya turut menggandeng para ahli gempa dan tsunami untuk membangun sarana dan prasarana di wilayah Bandara.

Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak bencana yang mungkin akan terjadi di New Yogyakarta International Airport (NYIA).

"Kita siapkan mitigasi bencana dalam pembangun prasarana dan sarana. Akan membuat jalur evakuasi dan bangunan untuk evakuasi sementara jika terjadi gempa bumi atau tsunami," kata Suji melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Selasa (5/9).

Suji melanjutkan, bangunan di dalam bandara juga akan didesain dan dibangun dengan material tahan gempa. Pembangunan bandara berdasarkan mitigasi bencana penting dilakukan di bandara NYIA.

Pasalnya, lokasi bandara berada di Kecamatan Temon Kulonprogo, berada di dekat Pantai Selatan Jawa yang rawan bencana. Landasan pacu pesawat dengan bibir pantai hanya berjarak 300-400 meter.

Sebelumnya, ahli Geo Tsunami dari LIPI Eko Yulianto mengimbau pemerintah dan pembangun bandara NYIA untuk membuat detail analisis bencana dan rangkaian mitigasi bencana di area bandara terbesar di DIY ini.

Daerah di lokasi bandara, menurut Eko, rawan gempa besar. Sebab, memiliki tanah yang berstruktur labil. Sehingga saat terjadi gempa, efek yang akan terjadi lebih tinggi dibandingkan pulau lainnya. Selain itu, Pantai Selatan Jawa juga berpotensi terjadi tsunami setinggi lebih dari 10 meter. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya pada artikel Warga Berebut Ambil Gunungan Grebeg Keraton Yogyakarta

Baca Artikel Asli