Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Asteroid Sebesar Gunung Mendekati Bumi

Adinda Nurrizki - Rabu, 10 Desember 2014

MerahPutih Internasional- Sebuah asteroid sebesar gunung melintasi planet kita setiap tiga tahun sekali.

Namun jangan khawatir, karena dua ilmuwan serta NASA telah memperhitungkan bahwa batu dengan lebar 400 meter ini tidak perlu dikhawatirkan.

Profesor Vladimir Lipunov dari Moscow State University, yang menemukan asteroid ini mengatakan bahwa batu asteroid ini tidak menimbulkan ancaman langsung, karena orbitnya tidak cukup dekat dengan orbit bumi sehingga bisa menimbulkan tabrakan.

Asteroid ini ditemukan pada bulan Oktober di observatorium Master-II di Kislovodsk, Rusia.

Sementara itu, Profesor Lipunov berasumsi bahwa asteroid ini tidak akan menabrak bumi dalam waktu dekat. Ia juga memperingatkan bahwa asteroid ini memiliki potensi menghantam bumi dengan ledakan 1.000 kali lebih besar dari 2.013 meteor yang jatuh di Rusia.

Batu tersebut 11.000 ton dari ukuran rumah, dan melalui atmosfer pada kecepatan 64.000 km/jam sebelum mendarat di atas danau es Rusia terpencil dekat Kota Chelyabinsk dan melukai lebih dari 1.000 korban.

Beberapa astronom juga memperingatkan bahwa ada batu “pembunuh” lainnya di lintasan yang sama.

Profesor Lipunov mengatakan bahwa sulit menghitung orbit batu-batu besar seperti asteroid 2014 UR116 ini karena lintasannya yang terus berubah karena tarikan gravitasi dari planet lain. Dia juga memperingatkan satu kesalahan kecil dalam perhitungan bisa berakibat serius bagi planet ini.

Sebuah pernyataan dari NASA yang baru dirilis minggu ini mengatakan bahwa batu raksasa ini sementara waktu memang memiliki periode orbit tiga tahun mengelilingi matahari dan kembali ke lingkungan bumi secara berkala.

“Tidak ada ancaman karena jalur orbitnya tidak cukup dekat dengan bumi orbit.”

Tim Spahr, Direktur Minor Planet Center di Cambridge Massachusetts, telah menghitung ulang orbit asteroid ini dan mengatakan tidak ada ancaman langsung untuk bumi setidaknya untuk 150 tahun ke depan.

Baca Artikel Asli