Warga Asing Sudah Dibolehkan Datangi Korut

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 September 2023
 Warga Asing Sudah Dibolehkan Datangi Korut

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah melakukan perjalanan ke Timur Jauh Rusia awal bulan ini, dan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Itu merupakan perjalanan pertama Kim ke luar negeri sejak wabah virus corona.

Selepas pemimpin mereka pulang, Korea Utara mengumumkan mereka telah mengizinkan warga negara asing memasuki negaranya untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-24 Telan Kekalahan dari Korut

Langkah itu diambil saat Pyongyang mulai kembali membuka perbatasannya setelah ditutup sejak awal 2020 akibat COVID-19. Adapun kebijakan tersebut berlaku secara efektif pada hari yang sama pengumuman itu dibuat.

Warga negara asing yang memasuki Korea Utara akan diwajibkan menjalani karantina selama dua hari.

Beberapa agen perjalanan China yang mengatur perjalanan ke Korea Utara melaporkan mereka belum menerima pemberitahuan mengenai izin bagi warga negara asing untuk memasuki negara tetangganya itu.

Namun, pada 22 Agustus maskapai penerbangan milik pemerintah Korea Utara, Air Koryo, sudah kembali membuka penerbangan penumpang internasional yang menghubungkan Pyongyang dan Beijing.

Kantor berita pemerintah Korea Utara KCNA mengatakan bahwa warga Korea Utara yang berada di luar negeri akan diizinkan untuk pulang kembali ke negara tersebut dengan masa karantina selama satu pekan. Namun, laporan tersebut tidak secara spesifik merujuk pada warga negara asing.

Baca Juga:

ASEAN Desak Dialog Damai Tanggapi Uji Coba Rudal Balistik Korut

#Korea Utara #Perang #Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Bagikan