Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

AS Dikabarkan Desak Pakistan Buat Fasilitasi Gencatan Senjata Dengan Iran

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026

MerahPutih.com - Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan Amerika Serikat dan Iran, bersama sekutu mereka, telah menyepakati gencatan senjata segera di seluruh zona konflik, termasuk di Lebanon.

Pakistan mengundang delegasi dari AS dan Iran ke Islamabad untuk melanjutkan negosiasi guna mencapai kesepakatan konklusif dalam menyelesaikan semua perselisihan.

Amerika Serikat disebut mendesak Pakistan selama beberapa pekan untuk membujuk Iran agar mau menyetujui gencatan senjata, menurut laporan media The Financial Times, Rabu (8/4).

Mengutip beberapa sumber, laporan media itu menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meminta dilakukan gencatan senjata sejak 21 Maret, karena Washington ingin Selat Hormuz kembali dibuka di tengah kenaikan harga minyak.

Baca juga:

Gencatan Senjata, Iran Tetap Waspada dan Siap Membalas jika Diserang

Laporan media tersebut menambahkan bahwa AS dan Pakistan meyakini bahwa Iran akan lebih mungkin menerima proposal tersebut jika disampaikan oleh Islamabad, negara tetangga dengan mayoritas muslim yang tetap netral selama konflik berlangsung.

Harga minyak dunia turun drastis sebesar 13-17 persen menyusul pengumuman gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran, menurut data perdagangan Rabu (8/4) pagi.

Pada Selasa (7/4) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Pemimpin AS tersebut mencatat bahwa Iran juga telah sepakat untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Artikel Asli