Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Antisipasi Teror, Polisi Solo Siaga Sampai 17 Mei

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Mei 2021

MerahPutih.com - Polresta Surakarta menerjunkan sebanyak 975 personel gabungan untuk pengamanan Lebaran 1442 H. Ratusan personel tersebut salah satunya untuk mengantisipasi adanya ancaman terorisme.

Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sebanyak 975 personil untuk mengamankan Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih. Diketahui kedua peringatan hari besar tersebut dilaksanakan secara bersamaan.

Baca Juga:

Ini Delapan Cek Poin Larangan Mudik di Kota Bandung

"Pasukan mulai siaga, mulai Rabu besok sampai tanggal 17 Mei," kata Ade, Rabu (5/5).

Petugas yang menjaga tersebut akan tergabung dalam Operasi Ketupat Candi dengan didukung personel TNI sebanyak satu SSK dan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah.

"Semua personel akan dilengkapi dengan senjata api (senpi) ketika pengamanan Idul Fitri maupun Kenaikan Isa Almasih. Ancaman terorisme masih ada, ini yang kita antisipasi," tegasnya.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak

Dia mengatakan, untuk mendukung kegiatan pengamanan Lebaran, pihaknya akan mendirikan 5 pos pengamanan (pospam) di pintu masuk Kota Solo. Pospam tersebut digunakan untuk penyaringan pemudik.

"Kalau nanti ditemukan pemudik nekat lewat batas kota, kita lakukan tes cepat antigen. Kalau hasilnya reaktif kita bawa dengan mobil khusus yang sudah disiapkan ke STP (Solo Techno Park) untuk karantina 5 hari," katanya.

Ia menambahkan, ada lima posko penyekatan di Solo pada Lebaran tahun ini. Kelima posko tersebut, yakni Tugu Mahkota Karangasem, Simpang 7 Palang Joglo Kadipiro, Jurug Jebres, Faroka Jajar, dan keluar pintu tol Banyuanyar. Semua posko akan dijaga selama 24 jam. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Doni Monardo Peringatkan Tak Ada Pejabat yang 'Beda Narasi' Soal Larangan Mudik

Baca Artikel Asli