Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen

Belasan ribu orang ikut mudik gratis Lebaran 2026. Foto: MerahPutih/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Perjalanan pelanggan terus bergerak di berbagai relasi dengan pola yang semakin menyebar sepanjang hari.

Lonjakan volume terlihat konsisten dalam beberapa hari terakhir. Pada 22 Maret, jumlah pelanggan mencapai 242.810 orang (150,7 persen), kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen), dan mencapai titik tertinggi pada 24 Maret dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen).

Pada 25 Maret, volume tetap berada pada level tinggi dengan 230.784 pelanggan (141,2 persen). Capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi Lebaran tahun sebelumnya sebesar 223.348 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh, sekaligus menggambarkan arus balik yang berlangsung kuat dan merata.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pergerakan pelanggan menunjukkan perubahan pola perjalanan yang lebih fleksibel.

Baca juga:

Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa

"Sejak pertengahan Maret, volume pelanggan terus meningkat dan saat ini masih berada dalam fase arus balik. Kereta api dipilih karena memberikan kepastian jadwal serta kenyamanan selama perjalanan," ujar Anne, Sabtu (28/3).

Hingga 28 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket antarkota dan lokal mencapai 4.711.428 tiket dari total 4.498.696 kapasitas tempat duduk atau 104,7 persen.

Dari jumlah tersebut, Kereta Api Jarak Jauh mencatat 3.978.211 pelanggan atau 111,4 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara KA Lokal mencapai 733.217 pelanggan atau 79,1 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.

Sepanjang periode 11 hingga 27 Maret 2026, KAI telah melayani 3.944.437 pelanggan, terdiri dari 3.299.836 pelanggan KA Jarak Jauh dan 644.601 pelanggan KA Lokal. Kenaikan volume terjadi secara bertahap sejak awal periode dan mencapai puncaknya pada masa arus balik.

Rincian okupansi harian KA Jarak Jauh 11–27 Maret 2026. Untuk 11 Maret ada 101.617 pelanggan (63,7 persen), 12 Maret sebanyak 126.208 pelanggan (79,2 persen), 13 Maret ada 165.675 pelanggan (101,4 persen), 14 Maret ada 185.873 pelanggan (113,7 persen), dan pada 15 Maret ada 180.836 pelanggan (110,6 persen).

Kemudian pada 16 Maret ada 173.753 pelanggan (106,3 persen), untuk 17 Maret sebanyak 191.413 pelanggan (117,1 persen), 18 Maret ada 205.842 pelanggan (125,9 persen), dan 19 Maret: 196.324 pelanggan (120,1 persen).

Lalu 20 Maret ada 167.659 pelanggan (104,6 persen), 21 Maret 193.583 pelanggan (120,2 persen), 22 Maret 242.810 pelanggan (150,7 persen), 23 Maret 247.025 pelanggan (154,1 persen), 24 Maret 250.650 pelanggan (153,4 persen), 25 Maret 230.784 pelanggan (141,2 persen), 26 Maret 221.283 pelanggan (135,4 persen), serta 27 Maret sebanyak 218.345 pelanggan (133,6 persen)

Memasuki 28 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih berlangsung. Hingga pagi hari, sebanyak 196.615 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara 120,3 persen dan masih berpotensi bertambah.

Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.

"Dalam satu perjalanan, pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda," jelas Anne.

#Mudik #Arus Mudik #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan