Anggaran BGN Ikut Kena Pangkas, Dana untuk Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis Terancam
Kamis, 13 Februari 2025 -
MerahPutih.com - Efisiensi anggaran menyasar hampir semua kementerian dan lembaga negara. Salah satunya dialami Badan Gizi Nasional (BGN) yang jadi motor utama program makan bergizi gratis.
Kepala BGN Dadan Hindayana menuturkan, anggaran lembaganya yang terkena efisiensi hanya untuk pengadaan lahan.
Dadan menjelaskan, anggaran terpangkas itu untuk pengadaan lahan untuk membangun Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).
“Jadi ada anggaran yang bisa diefiseinkan terkait dengan pengadaan lahan," jelas Dadan kepada wartawan di Jakarta dikutip Kamis (13/2).
Baca juga:
Pemprov DKI Targerkan 557 Dapur SPPG untuk Layani MBG Seluruh Sekolah Jakarta
Namun, kata dia, pihaknya akan melakukan skema pinjam pakai untuk menggunakan lahan dalam membangun SPPG itu.
"(Nanti) bisa menggunakan lahan-lahan pemda, lahan instansi lain, kementerian lain, BUMN dan lain-lain bisa pinjam pakai," tutur Dadan.
Kendati anggarannya terpangkas, Dadan menjelaskan, dana untuk program Makan Bergizi Gratis tetap aman.
Baca juga:
Istana Ungkap OPM Ancam Sekolah Penerima MBG di Papua, Menhan Terjunkan TNI AD
“Kalau seluruh kementerian kan anggaran pegawai enggak ada yang kena pangkas, program MBG juga tidak kena," sebut dia.
Sekedar informasi, BGN turut terkena efisiensi anggaran imbas adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025.
Anggaran BGN yang terpotong hanya sebesar Rp200 juta atau 0,2845 persen dari jumlah pagu senilai Rp7,1 triliun.