Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Akun Telegram Direktur KPK Masih Diretas

Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Mei 2021

MerahPutih.com - Akun Telegram milik Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sujanarko hingga kini masih diretas.

"Perlu waktu, karena password-nya punya peretas, untuk mereset perlu waktu satu minggu," kata pria yang karib disapa Koko ini kepada wartawan, Sabtu (22/5).

Baca Juga:

Nomor Telepon Novel Baswedan Diduga Diretas

Selain diretas Telegram-nya, akun WhatsApp Koko juga diretas. Akan tetapi, tidak butuh waktu lama berhasil dipulihkan. Menurut dia, sejauh ini tidak ada hal aneh yang dilakukan oleh peretas dengan akun WhatsApp dan Telegram.

Koko pun mengaku belum menerima kabar bahwa ada yang menggunakan nomor teleponnya untuk mengirimkan pesan aneh kepada kontak-kontak yang ia punya. "Belum ada," ujar Koko.

Ilustrasi (Foto: pixabay/B_A)

Hal serupa juga dialami oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan. Novel mengaku nomor teleponnya diretas ke dalam akun Telegram, pada Kamis (20/5) malam.

Sujanarko dan Novel kerap mewakili 75 pegawai KPK dibebastugaskan untuk menyampaikan keterangan kepada publik. Sebanyak 75 pegawai, termasuk Novel dan Sujanarko saat ini telah melaporkan pimpinan KPK kepada Dewas dan Ombudsman terkait polemik TWK tersebut.

Baca Juga:

Firli Bahuri Tegaskan KPK Tak Pernah Berpikir Pecat Novel Baswedan Cs

Sebelum Novel dan Sujanarko, dugaan peretasan juga dialami delapan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) dan anggota Lokataru Foundation serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Para aktivis antikorupsi itu belakangan aktif mengadvokasi 75 pegawai yang dibebastugaskan dan mengkritik pelaksanaan TWK dan SK 652 Tahun 2021 yang dinilai sebagai alat untuk menyingkirkan sejumlah pegawai KPK. (Pon)

Baca Artikel Asli