Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026

MerahPutih.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diklaim menjadi satu yang terbaik dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara, walaupun lebih rendah dibandingkan Thailand dan Vietnam.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas rata-rata global meski ada tekanan global, mulai dari konflik Rusia-Ukraina, Amerika Serikat (AS) dengan Iran, perang dagang, hingga disrupsi teknologi

Di tengah kondisi seperti itu, walaupun berbagai lembaga melihat pertumbuhan ekonomi global hanya tumbuh rata-rata di atas 3 persen, Indonesia masih mampu tumbuh di triwulan II sebesar 5,29 persen,

ucapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8).

Menurut dia, capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 melanjutkan keberhasilan Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen selama tujuh tahun berturut-turut.

Baca juga:

Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga

Berdasarkan daerah, pertumbuhan ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara lebih baik dibandingkan nasional, yakni mencapai 6,1 persen, yang menunjukkan sektor turisme sudah bergerak untuk menyejahterakan wilayah-wilayah setempat.

Begitu pula dengan pertumbuhan di Pulau Jawa yang mencapai 5,65 persen dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 56,4 persen, yang menandakan rantai pasok menjadi penggerak perekonomian nasional.

Beberapa capaian lainnya pada triwulan II 2026 mencakup industri pengolahan yang tumbuh 4,52 persen, lalu sektor jasa, akomodasi, dan makanan minuman 10,6 persen, yang didukung program makan bergizi gratis (MBG) dan program terkait industri perhotelan dan perjalanan hingga sektor konstruksi tumbuh 6,68 persen berkat dukungan program 3 juta rumah.

Ini (sektor konstruksi) juga akan menjadi pendorong di kuartal dan semester kedua, dan juga terjadi percepatan belanja modal terutama di kawasan industri, dan juga pembangunan daripada beberapa sektor unggulan pemerintah, termasuk pembangunan terkait dengan koperasi merah putih,

katanya.
Baca Artikel Asli