Maarten Paes Jatuh Bangun di ASEAN Cup 2026, Indra Sjafri Kasih Rapor Timnas: Mental 7.5, Sistem 6

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Maarten Paes Jatuh Bangun di ASEAN Cup 2026, Indra Sjafri Kasih Rapor Timnas: Mental 7.5, Sistem 6

Eks pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Meski sukses menahan imbang lawan dengan hanya 10 pemain, sistem permainan Timnas Indonesia vs Malaysia pada lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 ternyata masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR) yang wajib segera dibenahi.

Mantan pelatih skuad Garuda kelompok umur, Indra Sjafri, secara blak-blakan menyoroti taktik bertahan total yang dipakai setelah insiden kartu merah, sambil tetap mengapresiasi mental baja Maarten Paes dan kawan-kawan.

Baca juga:

Rahmad Darmawan Bela Strategi Timnas Indonesia Kontra Malaysia dan Soroti Chant STY di SUGBK

Laga sengit yang berujung pada hasil seri Indonesia Malaysia dengan skor kacamata 0-0 ini berlangsung super panas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin lalu.

Sejak menit ke-37, Timnas Indonesia terpaksa bermain pincang gara-gara kartu merah Thom Haye, yang akhirnya membuat evaluasi Indra Sjafri terhadap skuad Garuda makin tajam.

Sang pelatih legendaris ini bahkan tak ragu memberikan rapor yang cukup kontras untuk performa timnas hari itu.

Nilai saya, 7,5 untuk mental, 6 untuk sistem,

ungkap Indra Sjafri dalam keterangan resmi PSSI.

Kritik Sistem Bertahan Total alias Parkir Bus

Bukan tanpa alasan Indra memberikan nilai 6 untuk urusan taktikal. Setelah kehilangan satu pemain, skuad Garuda nyaris menghabiskan sisa waktu pertandingan dengan menumpuk pemain di area pertahanan sendiri untuk menahan gempuran Harimau Malaya.

"Untuk sistem saya beri enam. Kenapa? Karena kita lebih banyak bertahan dan menumpuk pemain di belakang. Itu memang bisa menjadi solusi dalam situasi seperti ini, tetapi masih ada yang harus kita perbaiki," jelas pelatih yang pernah menyumbang emas di SEA Games 2023 tersebut.

Meski begitu, laga krusial Grup A ini tak melulu soal bertahan. Indonesia sempat beberapa kali menebar ancaman lewat pergerakan Dean James dan Kevin Diks. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada barisan pertahanan.

Penjaga gawang Maarten Paes tampil bak pahlawan dengan rentetan penyelamatan gemilangnya, ditambah aksi heroik Justin Hubner yang melakukan clearance krusial tepat di garis gawang pada menit-menit akhir pertandingan.

Di balik kritiknya soal sistem, Indra tak sungkan memberikan acungan jempol (nilai 7,5) untuk daya juang para pemain yang menolak menyerah meski kalah jumlah.

"Kalau dengan 10 pemain sejak menit 37 sampai 90 lebih, kita tidak kebobolan, itu luar biasa. Itu menunjukkan mental dan perjuangan yang sangat kuat. Yang paling penting, saya memberikan apresiasi kepada pemain. Mereka berjuang, disiplin dan tidak menyerah. Itu harus kita hargai," ucap dia.

Menatap Laga Penentuan Kontra Bangladesh

Hasil imbang ini membuat kedua tim negara serumpun tersebut sama-sama mengantongi empat poin dari dua laga. Bedanya, Malaysia berhak nangkring di posisi puncak klasemen sementara Grup A karena unggul selisih gol.

Kini, fokus utama tim pelatih adalah melakukan evaluasi menyeluruh sebelum jadwal Timnas Indonesia berikutnya, yakni melakoni laga pamungkas fase grup melawan Bangladesh pada Kamis (1/10). Pengalaman lepas dari tekanan Malaysia diharap bisa jadi modal berharga.

Baca juga:

Suporter Timnas Teriak Shin Tae-yong Kembali Melatih Timnas Indonesia, Ketum Jakmania Kasih Jawaban Menohok

"Setelah itu baru kita evaluasi. Bagaimana kalau menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda? Bagaimana ketika kita kehilangan satu pemain? Bagaimana tim tetap bisa keluar dari tekanan dan melakukan pressing? Itu yang harus terus dikembangkan," tuturnya.

"Jadi saya puji perjuangannya. Mental pemain luar biasa. Tetapi jangan berhenti di situ. Kita harus belajar dari pertandingan ini supaya sistem kita semakin matang," tutupnya.

#Indra Sjafri #Timnas #FIFA ASEAN Cup 2026 #FIFA ASEAN Cup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Link Live Streaming Gratis Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Cari link streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh di ASEAN Cup 2026 malam ini? Cek tautan nonton gratis, jadwal, dan syarat Garuda lolos ke final di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Link Live Streaming Gratis Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Analisis Lengkap, Head to Head, Hingga Prakiraan Pemain dan Skor
Prediksi Timnas Indonesia vs Bangladesh di laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Cek susunan pemain, head to head, dan peluang menang Skuad Garuda di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Analisis Lengkap, Head to Head, Hingga Prakiraan Pemain dan Skor
Olahraga
Prediksi Laga Indonesia Vs Bangladesh, Jurus Thomas Dooley Mencuri Gol Intai Skuad Mewah Garuda
Prediksi Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Thomas Dooley siapkan skema mencuri gol, tetapi Skuad Garuda diunggulkan menang telak 3-0.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi Laga Indonesia Vs Bangladesh, Jurus Thomas Dooley Mencuri Gol Intai Skuad Mewah Garuda
Olahraga
Modal Skuad Mewah Jutaan Dolar! John Herdman Janjikan Garuda Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Pelatih John Herdman percaya diri Skuad Garuda bermodal pemain jutaan dolar mampu pesta gol lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup demi tiket ke final.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Modal Skuad Mewah Jutaan Dolar! John Herdman Janjikan Garuda Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga
Prediksi Malaysia vs Singapura: Harimau Malaya Punya Modal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Malaysia vs Singapura bakal berjalan seru. Harimau Malaya ingin merebut tiket final FIFA ASEAN Cup 2026.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi Malaysia vs Singapura: Harimau Malaya Punya Modal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Prediksi Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda Wajib Menang demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung sengit. Skuad Garuda mengejar tiket final FIFA ASEAN Cup 2026.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda Wajib Menang demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Hamza Choudhury Akui Timnas Indonesia Sangat Kuat, Bangladesh Tetap Merawat Keyakinan
Hamza Choudhury mengakui kekuatan Timnas Indonesia jelang duel FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh tetap bertekad memberi perlawanan dan Kapten Jamal Bhuiyan yakin apa pun bisa terjadi.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Hamza Choudhury Akui Timnas Indonesia Sangat Kuat, Bangladesh Tetap Merawat Keyakinan
Olahraga
Tragedi Kanjuruhan Tak Boleh Dilupakan, John Herdman Jadikan Peringatan Momen Kelam sebagai Motivasi Timnas Indonesia
Tragedi Kanjuruhan diperingati saat Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh. John Herdman berharap momen ini menjadi motivasi tambahan bagi Skuad Garuda.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Tragedi Kanjuruhan Tak Boleh Dilupakan, John Herdman Jadikan Peringatan Momen Kelam sebagai Motivasi Timnas Indonesia
Olahraga
Arif Aiman, Bergson hingga Dion Cools: Singapura Bongkar Ancaman Timnas Malaysia
Singapura menghadapi Malaysia pada laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Gavin Lee mengidentifikasi Arif Aiman, Bergson, dan lini belakang Malaysia sebagai ancaman.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Arif Aiman, Bergson hingga Dion Cools: Singapura Bongkar Ancaman Timnas Malaysia
Olahraga
Timnas Malaysia Bidik Banyak Gol ke Gawang Singapura, Misi Gagalkan Indonesia ke Puncak
Malaysia membidik banyak gol saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 demi menjaga peluang lolos ke final dan menghambat Indonesia.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Timnas Malaysia Bidik Banyak Gol ke Gawang Singapura, Misi Gagalkan Indonesia ke Puncak
Bagikan