Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN Prabowo Subianto melihat perekonomian Indonesia memiliki peluang untuk masuk jajaran ekonomi terbesar dunia dalam 25 tahun mendatang. Prabowo merujuk pada proyeksi Goldman Sachs ketika membicarakan posisi Indonesia pada 2050. Dia menyebut Indonesia berpotensi berada di peringkat keenam, kelima, bahkan keempat ekonomi terbesar dunia.


“Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi keenam, kelima, bahkan keempat dunia pada 2050. Which is 25 tahun mendatang,” kata Prabowo dalam program 'Presiden Prabowo Menjawab', dikutip Kamis (17/9).

Menurut Prabowo, prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat. Salah satu indikator yang disorot yakni inflasi. Prabowo menyebut tingkat inflasi Indonesia berada di angka 2,92 persen.


“Ekonomi kita bagus. Inflasi kita salah satu terendah di dunia. 2,92 persen. Anda bayangkan,” ujarnya.

Baca juga:

Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia


Prabowo juga menyinggung posisi defisit Indonesia ketimbang sejumlah negara lain. Dia menyebut defisit Indonesia masih berada di bawah 3 persen. Sebagai pembanding, Prabowo menyebut Filipina memiliki defisit sekitar 6 persen, India 4,6 persen, dan Prancis 5,4 persen.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan munculnya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. “Jadi semua orang percaya sama Indonesia. Makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimistis,” katanya.

Optimisme tersebut datang bersamaan dengan klaim bahwa arus investasi ke Indonesia masih terus berjalan. Hingga Juni 2026, Prabowo menyebut realisasi investasi telah mencapai Rp 1.010 triliun. Angka tersebut dicatat di tengah situasi ekonomi global yang masih menghadapi ketidakpastian.


Prabowo juga mengungkapkan, dalam beberapa pekan mendatang, akan ada investasi dalam jumlah besar yang masuk ke Indonesia. Dia menyebut keyakinan tersebut berdasarkan komunikasi dengan sejumlah pelaku usaha besar dunia. Jika investasi terus bertambah, pemerintah berharap aktivitas tersebut ikut memperluas lapangan kerja dan memperkuat aktivitas ekonomi nasional.


Pada 2025, pemerintah mencatat 2,7 juta lapangan kerja baru, sedangkan sepanjang 2026 berjalan jumlah lapangan kerja baru yang disebut Prabowo telah mencapai sekitar 1,4 juta.(knu)

Baca juga:

Presiden Prabowo Sebut Giant Sea Wall Sangat Vital Lindungi Warga dan Ekonomi



#Presiden Prabowo #Ekonomi #Ekonomi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menlu Singapura Minta Bertemu Presiden Prabowo, ini Hasilnya
Berdasarkan unggahan kanal resmi Sekretariat Presiden, Prabowo menyambut Balakrishnan dengan bersalaman sebelum mempersilakannya duduk di sofa.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Menlu Singapura Minta Bertemu Presiden Prabowo, ini Hasilnya
Indonesia
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Menlu Singapura Vivian Balakrishnan lakukan kunjungan mendadak temui Presiden Prabowo Subianto sore ini bahas satgas karhutla. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Perusahaan asing yang diberikan konsesi, tapi malah melakukan pelanggaran, bahkan hingga 19 kali.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Indonesia
Anggota Dewan Malaysia ‘Sentil’ Prabowo Pakai Bahasa Jawa, biar Ngerti Persoalan Karhutla Serius
Ia mengatakan karhutla di Indonesia telah menyebabkan Malaysia diselimuti asap dan kesehatan warga terganggu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Anggota Dewan Malaysia ‘Sentil’ Prabowo Pakai Bahasa Jawa, biar Ngerti Persoalan Karhutla Serius
Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Presiden Prabowo berseloroh saat diberi isyarat mengakhiri pidato oleh Seskab Teddy Indra Wijaya pada Rakornas TPAKD 2026 di JIExpo Kemayoran, Kamis 22 Oktober 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Canda Prabowo Bikin Pecah JIExpo: Letkol Ngatur Presiden Ini Gimana, Gue Ini Presiden, Ted!
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Bagikan