MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN RI Prabowo Subianto menyinggung keberadaan birokrat yang dinilai tak bisa disentuh atau yang ia sebut sebagai fenomena deep state. Dia bahkan menyebut ada dirjen yang ‘tak bisa disentuh’.
"Kemarin-kemarin ada, entah dia sinkron sama menteri, penguasa, dan sebagainya, ada dirjen yang tidak bisa disentuh," kata Prabowo dalam program 'Presiden Prabowo Menjawab', dikutip Kamis (17/9).
Prabowo menyebut fenomena birokrasi yang tidak mau diatur itu sebagai sebagai 'raja kecil' dalam institusinya. Ia mengatakan biasanya para birokrat itu telah bekerja puluhan tahun di suatu institusi sehingga telah menguasai seluk-beluknya
"Nah, itu dirjen-dirjen yang kita sebut deep state. Jadi birokrasi yang tidak mau diatur, raja kecil, raja kecil," ujarnya.
Baca juga:
Ia mengatakan seluruh aparat negara harus bekerja sesuai aturan dan arah kebijakan pemerintah. "Kita harus berani, dalam arti jangan ada birokrat yang untouchable," ucap dia.
Meski mengakui adanya persoalan itu, Prabowo menegaskan kondisi itu tak terjadi di seluruh aparatur negara. Ia mengatakan kritiknya ini ditujukan kepada oknum dan sistem yang membuat koordinasi antarkementerian dan lembaga menjadi tidak optimal.
"Ini tidak semua, tapi pengalaman saya, benar yang Anda katakan, tidak sinkron antara kementerian dan lembaga karena dia merasa dirinya, ya, raja atau apa. Itu benar," katanya.(knu)
Baca juga:
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia