Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya

Ilustrasi (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nilai tukar Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS pada siang ini, membuat banyak pihak ketar-ketir dan mencari tahu penyebab Rupiah anjlok begitu dalam.

Bank Indonesia (BI) langsung buka suara dan mengonfirmasi bahwa Rupiah melemah akibat meroketnya tekanan inflasi global serta memanasnya risiko fiskal dari luar negeri.

Lonjakan tajam harga dolar naik ini memaksa otoritas moneter untuk merapatkan barisan dan segera turun tangan menjaga stabilitas pasar.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?

Kalau kamu mantengin pergerakan nilai tukar Rupiah hari ini, koreksi tajam ini sebenarnya efek domino dari harga minyak dunia yang melambung liar di atas 108 dolar AS per barel.

Situasi ini makin ruwet gara-gara belum ada kejelasan soal pembukaan Selat Hormuz. Ujung-ujungnya, investor dunia makin yakin kalau Amerika Serikat (AS) bakal bertindak lebih agresif soal kebijakan keuangan mereka.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan bagaimana kondisi global ini langsung menghantam pasar keuangan.

Hal ini mendorong ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat lebih lanjut, sehingga yield UST tenor 10 tahun kembali naik ke level 5,23 persen, tertinggi sejak 2007,

tegas Erwin.

Tarik-Menarik dari Dalam Negeri

Pecahan

Selain badai sentimen dari luar negeri, pelemahan mata uang Garuda juga dipengaruhi oleh siklus kebutuhan domestik.

Erwin menambahkan, mendekati tutup buku kuartal ketiga (triwulan III), para importir memang lagi butuh-butuhnya memborong valuta asing (valas) dalam jumlah jumbo.

Ditambah lagi, ada fenomena kaburnya dana asing (capital outflow) dari aset negara-negara berkembang (emerging markets).

Wajar saja, dengan naiknya imbal hasil obligasi di luar sana, banyak investor yang memindahkan duitnya demi mencari untung yang lebih aman.

Jurus BI Meredam Kepanikan Pasar

Biar pasar nggak makin panik melihat tren harga dolar, BI menegaskan mereka tidak tinggal diam. Bank sentral ini selalu standby untuk memastikan mekanisme pasar berjalan wajar dan nilai tukar kita nggak melenceng jauh dari fundamental ekonomi aslinya.

BI kini makin rajin mengelola struktur suku bunga pasar uang lewat strategi operasi moneter yang pro-pasar. Mereka juga menebar insentif buat instrumen swap dan DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) sebagai tameng pelindung nilai (lindung nilai) saat mencari pendanaan luar negeri.

Erwin berjanji bahwa intervensi berlapis bakal digeber terus-terusan. Caranya dengan bermain di transaksi NDF pasar luar negeri (offshore), transaksi spot dan DNDF di dalam negeri, sampai memborong Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

"Koordinasi dan komunikasi dengan korporasi dan pelaku pasar terus dilakukan secara intensif," imbuhnya.

Masih Aman: Cadangan Devisa Malah Menebal

Meski lagi ditekan habis-habisan, kondisi kita sebenarnya nggak separah kelihatannya. Erwin mencatat, kalau diadu secara regional, tren pergerakan Rupiah masih sejalan kok dengan mata uang negara-negara tetangga.

Baca juga:

Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS

Secara hitungan kuartalan (quarter-to-date), pelemahannya terbilang sangat terbatas di angka 0,67 persen.

Kabar baiknya lagi, amunisi alias peluru BI untuk menstabilkan pasar justru makin tebal. Tercatat pada akhir Agustus 2026, cadangan devisa Indonesia merangkak naik ke posisi 146,5 miliar dolar AS.

Artinya, BI masih punya modal yang sangat kuat untuk mengawal nilai tukar Rupiah melewati badai ini.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Rupiah Melemah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Selain mempertimbangkan dampak ke pertumbuhan, BI memilih menggunakan instrumen lain untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong aliran modal masuk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Indonesia
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
BI menyatakan akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini ditutup melemah imbas tingginya harga minyak dunia dan sikap hawkish The Fed. Cek analisis lengkap dan proyeksinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Indonesia
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Penasaran kenapa nilai tukar rupiah hari ini kembali anjlok terhadap dolar AS? Cek analisis lengkap efek suku bunga The Fed dan prediksi pergerakan kurs rupiah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif
Cari tahu pantauan nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS yang sedikit tertekan, lengkap dengan update pergerakan IHSG dan saham LQ45 yang justru dibuka menghijau. Simak rangkuman datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif
Indonesia
Analisis Loyonya Rupiah Hari Ini: Dolar AS Makin Garang, Harga Minyak Bikin Mata Uang Garuda Tergelincir
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini kembali melemah terhadap dolar AS imbas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan meroketnya harga minyak dunia. Cek prediksi dan analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Analisis Loyonya Rupiah Hari Ini: Dolar AS Makin Garang, Harga Minyak Bikin Mata Uang Garuda Tergelincir
Indonesia
Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan
Cari tahu info terbaru nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS dan pergerakan IHSG yang kompak dibuka melemah di awal pekan. Cek detail kurs dan saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan
Bagikan