Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten

Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026

MerahPutih.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat proses pendataan rumah rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pekan lalu.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan pendataan dilakukan paralel dengan penanganan fase tanggap darurat.

Baca juga:

Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik

Menurut dia, data ini menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan hunian sementara (huntara) maupun dana tunggu hunian (DTH).

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat diidentifikasi secara cepat dan akurat, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan dukungan penanganan pada tahapan berikutnya,

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan

Data Sementara Kerusakan Rumah Gempa NTT

BNPB mencatat 53.971 rumah rusak, terdiri atas:

Peta Sebaran Kerusakan di 7 Kabupaten Terdampak

Kabupaten Rusak Berat Rusak Sedang Rusak Ringan Total
Nagekeo 1.702 560 2.567 4.829
Ende 763 870 2.320 3.953
Manggarai 3.582 2.113 1.350 7.045
Manggarai Timur 6.713 4.496 5.830 17.039
Manggarai Barat 3.334 1.438 4.630 9.402
Ngada 1.973 1.678 4.478 8.129
Sikka 939 622 2.013 3.574
Total 19.006 11.777 23.188 53.971

Baca juga:

Tempat Ibadah Retak Terdampak Gempa, Umat Katolik Watujuke Ende Gelar Misa di Halaman Rumah


Tahapan Verifikasi

Berton menegaskan angka itu memang masih bersifat sementara karena masih melalui tahapan verifikasi dan validasi. Data by name by address (BNBA) sudah dikantongi untuk enam kabupaten, sementara Kabupaten Manggarai masih dalam proses.

Di Kabupaten Nagekeo, verifikasi lapangan sudah berlangsung dua hari menggunakan instrumen pendataan BNPB. Jika hasil sampling menunjukkan ketidaksesuaian, verifikasi ulang akan dilakukan.

Baca juga:

JHL Foundation Terus Bergerak Salurkan Bantuan di NTT, Perdana Jangkau Warga Terpencil Nuangeda, Ende

Prioritas BNPB

BNPB menekankan penanganan darurat tetap menjadi prioritas utama untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat. Pendataan kerusakan berjalan simultan sebagai persiapan pemulihan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

“Langkah ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat diidentifikasi secara cepat dan akurat,” tandas Berton. (Asp)

Baca Artikel Asli