37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat

Kamis, 08 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com – Sebanyak 37 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Caracas, Venezuela diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul situasi keamanan pascaserangan Amerika Serikat (AS).

“KBRI Caracas sudah berkomunikasi dengan seluruh WNI yang ada di Venezuela untuk memastikan kondisi mereka aman dan mengimbau WNI di Venezuela agar terus meningkatkan kewaspadaan,” kata Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah, Kamis (8/1).

Baca juga:

Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat

Kondisi WNI dan Langkah Antisipasi

Berdasarkan catatan KBRI Caracas, terdapat 37 orang WNI. Sebanyak 33 di antaranya merupakan staf dan keluarga besar KBRI, sementara 4 orang lainnya adalah WNI yang menetap, menikah, dan bekerja di Venezuela.

Menurut Heni, seluruh WNI saat ini dalam kondisi aman dan sehat. Namun, untuk mengantisipasi eskalasi konflik, KBRI Caracas telah menyusun rencana kontinjensi dan mengaktifkan protokol pelindungan WNI.

“Kemudian yang kedua, KBRI Caracas secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi terkini,” ujarnya, dikutip Antara.

Baca juga:

Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS

Komunikasi Cadangan dan Hotline Darurat

KBRI Caracas juga mengaktifkan alat komunikasi cadangan jika terjadi gangguan listrik, termasuk perangkat radio, telepon satelit, dan Starlink, agar komunikasi dengan pusat tetap terjaga.

“Dan dalam situasi darurat, WNI diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Caracas dan juga hotline Direktorat Perlindungan WNI,” tandas pejabat Kemenlu itu. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan