Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland

Somalia. (map)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada 26 Desember 2025, Israel secara mengejutkan menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland, wilayah separatis Somalia, sebagai negara berdaulat.

Somaliland menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen. Pemerintah Somalia menolak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka.

Indonesia bersama puluhan negara Arab dan Islam mengecam keras kunjungan pejabat Zionis Israel ke wilayah Somaliland yang baru mereka akui sebagai negara berdaulat.

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan bersama antara menteri luar negeri antarkawasan yang meliputi Indonesia dan 21 negara lain beserta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baca juga:

AS dan Israel Disebut Bahas Pemindahan Paksa Warga Gaza ke Afrika Timur, Somalia Salah Satunya

"Para menteri luar negeri menyampaikan kecaman keras terhadap kunjungan ilegal pejabat Israel ke wilayah 'Somaliland' di Republik Federal Somalia pada 6 Januari 2026," menurut pernyataan bersama tersebut, dilansir dari Saudi Press Agency, Jumat (9/1).

Indonesia bersama negara mitra merujuk pada pernyataan bersama sebelumnya tertanggal 27 Desember 2025 yang menolak pengakuan Israel terhadap kedaulatan Somaliland, yang merupakan wilayah negara Somalia.

Para menteri luar negeri mengatakan kunjungan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia serta merongrong norma internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mereka menyuarakan kembali dukungan penuh terhadap kedaulatan, persatuan, dan keutuhan wilayah Somalia, sembari menegaskan bahwa mendorong separatisme hanya akan memperparah ketegangan di wilayah yang sedang bergejolak.

Indonesia bersama para mitra menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prinsip hukum internasional, non-intervensi terhadap urusan dalam negeri negara bersaulat, dan norma-norma diplomatik amat penting bagi stabilitas wilayah maupun dunia.

Pernyataan bersama tersebut turut mengapresiasi komitmen pemerintah pusat Somalia terhadap interaksi internasional yang damai, diplomasi konstruktif, dan kepatuhan terhadap hukum internasional.

Mereka menegaskan, komitmen mendukung langkah diplomatik dan hukum yang diambil Somalia untuk melindungi kedaulatan, integritas wilayah, dan stabilitas yang sesuai dengan kaidah hukum internasional.

Indonesia dan negara mitra mendesak Israel supaya menghormati kedaulatan, persatuan, dan kesatuan wilayah Somalia serta mematuhi kewajiban hukum internasionalnya.

Israel juga didesak untuk segera mencabut pengakuan mereka terhadap kedaulatan Somaliland, demikian pernyataan bersama tersebut. (*)

#Somalia #Kemenlu #Kemenlu Ri
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Somaliland menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Indonesia
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
WNI di Venezuela diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Caracas dan juga hotline Direktorat Perlindungan WNI
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Dunia
Indonesia Undang Presiden Turkiye Hadiri KTT D8 di April 2026
Indonesia dan Turkiye juga membahas isu-isu seperti kerja sama industri pertahanan dan isu regional lainnya yang mencakup Eropa, Asia Tenggara, dan Pasifik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
 Indonesia Undang Presiden Turkiye Hadiri KTT D8 di April 2026
Indonesia
Eks Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal Kritik Kinerja Menlu, Sulit Berkomunikasi hingga Minim Arahan untuk Diplomat
Banyak diplomat kehilangan arahan strategis, rapat koordinasi para duta besar tertunda hampir setahun, dan banyak KBRI tidak mendapatkan panduan dari pusat.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Eks Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal Kritik Kinerja Menlu, Sulit Berkomunikasi hingga Minim Arahan untuk Diplomat
Indonesia
Kemenlu Dorong Perbankan Indonesia Beroperasi di Arab Saudi, Qatar dan UEA
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah membentuk direktorat jenderal yang baru khusus menangani perekonomian, dianggap menjadi upaya strategis mengurusi bisnis dengan negara luar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Kemenlu Dorong Perbankan Indonesia Beroperasi di Arab Saudi, Qatar dan UEA
Indonesia
Kebakaran Hong Kong, Kemenlu Sebut 22 WNI masih Hilang
Sementara itu, 3 orang yang sebelumnya dilaporkan cedera, 2 di antaranya sudah pulih dan bisa keluar dari rumah sakit tempat mereka dirawat.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Kebakaran Hong Kong, Kemenlu Sebut 22 WNI masih Hilang
Indonesia
Nasib 76 WNI di Wang Fuk Cour Hong Kong Masih Gelap, Waktu Pemulangan Jenazah ke RI Belum Pasti
Kemenlu mencatat ada 140 WNI yang bekerja dan tinggal di Wang Fuk Court dengan status Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor domestik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Nasib 76 WNI di Wang Fuk Cour Hong Kong Masih Gelap, Waktu Pemulangan Jenazah ke RI Belum Pasti
Indonesia
9 WNI Tewas dalam Kebakaran, KJRI Hong Kong Bentuk Tim Koordinasi Pemulangan Jenazah
Kemenlu mengonfirmasi jumlah WNI korban tewas kebakaran apartemen Wang Fuk Court menjadi sembilan orang berdasarkan data terbaru dari Hong Kong Police Force
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
9 WNI Tewas dalam Kebakaran, KJRI Hong Kong Bentuk Tim Koordinasi Pemulangan Jenazah
Indonesia
Kebakaran di Hong Kong, 2 WNI Dinyatakan Tewas
Kemenlu menginformasikan semua korban merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) sektor domestik.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Kebakaran di Hong Kong, 2 WNI Dinyatakan Tewas
Indonesia
Kemenlu Pulangkan Pengantin Pesanan Dari China, Korban Asal Jawa Barat
RR disebutkan menikah secara resmi pada Mei 2025. Sebelumnya, RR diberitakan menjadi korban TPPO dan mengalami kekerasan seksual.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 November 2025
Kemenlu Pulangkan Pengantin Pesanan Dari China, Korban Asal Jawa Barat
Bagikan