Ricuh di Polda Jabar, Anggota GMBI Bawa Senjata Tajam, Kendaraan Bodong dan Pakai Narkoba

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Januari 2022
Ricuh di Polda Jabar, Anggota GMBI Bawa Senjata Tajam, Kendaraan Bodong dan Pakai Narkoba

Ratusan anggota GMBI diamankan di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Demonstrasi massa dari ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Mapolda Jawa Barat, Bandung, berlangsung ricuh, Kamis (27/1). Polisi pun mengamankan ratusan anggota ormas tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo menjelaskan, ada 725 orang yang ditangkap di Mapolda Jabar. Di antara jumlah tersebut, 24 orang di antaranya tercatat sebagai residivis.

Baca Juga:

Polisi Amankan 725 Anggota GMBI

Penangkapan dilakukan sebagai tindakan tegas terukur atas aksi yang sudah masuk kategori mengganggu ketertiban, khususnya merusak fasilitas umum dan milik negara.

Turut diamankan pula kendaraan bermotor terdiri dari 85 unit kendaraan roda empat, 193 unit motor. Sebanyak 76 kendaraan di antaranya tidak sesuai dengan nomor kendaraan.

Selain kendaraan sebagai barang bukti, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam dan tumpul. Senjata-senjata tersebut hasil penggeledahan pada sekitar enam orang anggota GMBI.

"Polisi juga masih akan terus melakukan penggeledahan secara rinci pada kendaraan mereka. Tak hanya itu, polisi kemudian melakukan tes urin dan hasilnya belasan orang anggota GMBI positif narkoba," katanya.

Aksi massa dari GMBI yang terjadi sejak pagi itu berakhir ricuh. Dalam aksinya, mereka menuntut polisi menuntaskan kasus tewasnya rekan mereka di Karawang beberapa waktu lalu. Aksi diwarnai orasi, bakar ban, pengusungan keranda mayat.

Ratusan anggota GMBI diamankan di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ratusan anggota GMBI diamankan di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Namun aksi itu kemudian memanas, anggota ormas tersebut melempari polisi dengan berbagai benda. Massa merobohkan pagar Mapolda Jabar. Tak hanya itu, di media sosial juga viral seorang pria mengenakan seragam GMBI menaiki patung harimau di Mapolda Jabar.

Kericuhan tersebut menyebabkan beberapa fasilitas Polda Jabar rusak, mulai dari pintu gerbang dan fasilitas taman.

Kombes Ibrahim Tompo menyatakan, tidak ada anggota kepolisian yang terluka atau pun terkena lemparan batu.

"Status hukum ratusan anggota GMBI akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam, setelah hasil pemeriksaan," katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Bentrok GMBI-Ormas Gabungan, Pol-PP Pemkot Bekasi Diperiksa Polisi

#Polda Jabar #GMBI #Ormas
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Unik Nih! Polda Jabar Siapkan Tim Blokir Kartu ATM Pemudik
Aktivitas transaksi perbankan biasanya meningkat selama masa mudik karena masyarakat melakukan berbagai kebutuhan pembayaran selama perjalanan maupun saat berlibur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Unik Nih! Polda Jabar Siapkan Tim Blokir Kartu ATM Pemudik
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Boleh saja membuat perkumpulan, nggak ada yang marah. Tapi tidak bisa memberi sanksi misalnya kepada dokter yang melakukan malapraktik. Nah, ini yang belum ada sampai sekarang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Indonesia
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Sekjen Kemenperin Dilaporkan ke KPK dan Mensesneg
GMBI laporkan Sekjen Kemenperin Eko Cahyanto ke Mensesneg dan KPK terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan lonjakan harta LHKPN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Sekjen Kemenperin Dilaporkan ke KPK dan Mensesneg
Indonesia
LHKPN Eko Cahyanto Disorot, Kenaikan Harta Hampir Rp 1 Miliar per Tahun Dipertanyakan
Lonjakan harta Sekjen Kemenperin Eko Cahyanto disorot publik. GMBI melaporkan ke KPK dan mempertanyakan kenaikan hampir Rp1 miliar per tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
LHKPN Eko Cahyanto Disorot, Kenaikan Harta Hampir Rp 1 Miliar per Tahun Dipertanyakan
Indonesia
Polda Metro Jaya Ingatkan Sweeping Rumah Makan Bukan Tugas Ormas, Ada Polisi dan Pemerintah
Polda Metro Jaya menegaskan larangan bagi organisasi masyarakat (Ormas) untuk melakukan sweeping rumah makan selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Polda Metro Jaya Ingatkan Sweeping Rumah Makan Bukan Tugas Ormas, Ada Polisi dan Pemerintah
Indonesia
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Chico Hakim menambahkan bahwa tindakan main hakim sendiri berpotensi melanggar ketertiban umum
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Indonesia
DPRD DKI Harap Kerja Satpol PP Tertibkan Atribut di Flyover Tidak Musiman
Mujiyono menilai tindakan tersebut merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
DPRD DKI Harap Kerja Satpol PP Tertibkan Atribut di Flyover Tidak Musiman
Indonesia
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, membenarkan bahwa agenda utama yang diterima pihaknya adalah koordinasi terkait dewan perdamaian internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Indonesia
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
25 jenazah korban longsor telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Indonesia
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Bagikan