Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan

Ilustrasi (Foto: Unsplash-Falaq Lazuardi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aroma masakan dari balik tirai warung tegal (warteg) sering kali menjadi ujian tersendiri bagi mereka yang menahan lapar dan dahaga di tengah teriknya Jakarta.

Namun, menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa tirai-tirai tersebut tidak boleh disingkap secara paksa oleh kelompok mana pun yang merasa memiliki kewenangan sepihak.

Baca juga:

Bapanas Janjikan Harga Pangan Terjangkau Saat Ramadan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan elemen masyarakat untuk menahan diri. Larangan keras diberlakukan terhadap aksi sweeping atau razia mandiri pada warung makan yang tetap melayani pelanggan di pagi dan siang hari selama bulan ramadan.

“Kami mengimbau kepada seluruh ormas dan elemen masyarakat agar tidak melakukan sweeping atau razia mandiri,” tegas Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, saat memberikan keterangan di Jakarta, Sabtu (14/2).

Menghindari Kegaduhan di Bulan Rahmat

Aksi razia yang dilakukan tanpa koordinasi resmi dinilai hanya akan memicu gesekan sosial yang merugikan publik. Menurut pandangan pemerintah, langkah sepihak tersebut justru mencoreng esensi dari bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan yang menyejukkan.

Chico Hakim menambahkan bahwa tindakan main hakim sendiri berpotensi melanggar ketertiban umum. “Aksi tersebut tidak sesuai dengan semangat Ramadan sebagai bulan suci yang penuh rahmat,” sambungnya.

Pihak pemerintah menekankan bahwa pengawasan terhadap tempat usaha kuliner adalah hak prerogatif negara. Penegakan aturan operasional sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, atau Kepolisian, yang bekerja sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Baca juga:

DKI Jakarta-Cianjur Perkuat Kerja Sama Ketahanan Pangan Jelang Ramadan

Menanti Kepastian Awal Ramadan 1447 H

Selain perihal ketertiban, perhatian masyarakat kini teruju pada penetapan awal puasa. Organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2) berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Agama masih menunggu hasil Sidang Isbat. Meski demikian, Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 memprediksi ibadah puasa bagi sebagian besar umat Muslim di tanah air akan dimulai pada Kamis (19/2). Perbedaan ini diharapkan tidak menjadi pemicu konflik, melainkan penguat toleransi antarwarga. (Knu)

#Ormas #Ormas Islam #Ramadan #Awal Ramadan #Bulan Ramadan #Jelang Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan ormas dalam kasus kematian Bambang Setiyawan di Pejompongan dan minta publik setop beropini.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Indonesia
Polisi Didesak Lepaskan Warga Tidak Terkait Demo 27 Agustus 2026, Diminta Usut Keterlibatan Ormas
Terkait pihak Polda Metro Jaya yang telah menetapkan tersangka peristiwa kerusuhan, ia memastikan bahwa Komnas HAM akan memantau para tersangka.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Polisi Didesak Lepaskan Warga Tidak Terkait Demo 27 Agustus 2026, Diminta Usut Keterlibatan Ormas
Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Indonesia
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Jatuhnya korban jiwa dalam konflik horisontal yang terjadi menjadi indikator bahwa mekanisme resolusi konflik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Bagikan