Absen di Rakernas, Ketua DPC PDIP Solo Pilih Pimpin Apel Siaga Bencana

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 10 Januari 2020
Absen di Rakernas, Ketua DPC PDIP Solo Pilih Pimpin Apel Siaga Bencana

Wali Kota Solo, Hadi Rudyatmo memimpin apel apel Bersama Siaga Bencana 2020 Pemkot Solo di Plaza Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/1). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPC PDIP Solo sekaligus Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menegaskan tidak menghadiri acara rapat kerja nasional (Rakernas) dan HUT PDIP ke-47 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat-Sabtu (10-11/1).

Rudy beralasan tidak hadir diacara Rakernas dan HUT PDIP ke-47 lantaran sedang memimpin apel Bersama Siaga Bencana 2020 Pemkot Solo di Plaza Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/1).

Baca Juga

KPK Bakal Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

"Saya izin di Solo masuk daerah rawan bencana. Hari ini (Jumat) ada giat apel Bersama Siaga Bencana," ujar Rudy kepada Merahputih.com.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Jumat (10/1). (MP/Ismail)
Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Jumat (10/1). (MP/Ismail)

Rudy mengatakan sudah ada perwakilan DPC PDIP Solo dan kepala daerah dari PDIP yang hadir disana. Perwakilan tersebut di antaranya Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan Ety Isworo; Sekretaris DPC PDIP SoloTeguh Prakosa; Sekretaris II Farimita; dan Bendahara Johni Sofyan E.

Kemudian perwakilan kepala daerah dari PDIP Solo diwakili oleh Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo. Selain itu, juga ada 30 orang dari Fraksi PDIP di DPRD Solo yang berangkat ke Jakarta.

"Saya di Solo saja. Tidak mungkin saya dan Purnomo sebagai kepala daerah pergi semua (Rakernas)," kata dia.

Rudy mengungkapkan pembahasan utama rakernas adalah tentang program kerja selama 2020. Hal itu meliputi penelitian pembangunan dan kebencanaan, dan lainnya. Rudy mengakui sebagai kepala daerah yang diusung dari PDIP wajib menghadiri acara rakernas.

"Ada kepentingan lebih besar untuk tanggap becana. Apalagi Solo dikategorikan rawan bencana. Kalau ada bencana, saya dan Pak Purnomo lungo kabeh (pergi semua) kan lucu," kata dia.

Wali Kota Solo, Hadi Rudyatmo memimpin apel apel Bersama Siaga Bencana 2020 Pemkot Solo di Plaza Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/1). (MP/Ismail)
Wali Kota Solo, Hadi Rudyatmo memimpin apel apel Bersama Siaga Bencana 2020 Pemkot Solo di Plaza Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/1). (MP/Ismail)

Ketidakhadiran Rudy di acara rakernas tersebut menimbulkan persepsi adanya kerenggangan hubungan diantara DPC PDIP Solo dan DPP PDIP Solo terkait Pillkada Solo 2020.

Baca Juga

PDIP Yakini Ilmu Pengetahuan dan Riset Sebagai Kunci Kemakmuran Negeri

Dimana DPC PDIP Solo mengusung pasangan cawali dan cawawali, Ahmad Purnomo-Teguh Prakosa. Sedangkan Gibran Rakabuming Raka mendaftar cawali di Pilkada Solo dengan mendaftar lewat DPD PDIP Jawa Tengah.

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. (*)

#FX Hadi Rudyatmo #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Bagikan