Parenting

Yuk Ajak Anak Ikut Gymnastic

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 08 September 2021
Yuk Ajak Anak Ikut Gymnastic

Membiasakan anak ikut gymnastic. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELIHAT anak kecil bertubuh lentur dengan bebas atraksi di udara memang ngeri-ngeri sedap ya bund. Gymnastic merupakan salah satu cabang olahraga yang seringkali dihindari oleh orangtua karena dianggap berbahaya untuk buah hatinya.

Padahal sebenarnya gymnastic sangat cocok dimulai sejak anak usia batita atau balita karena dapat mendorong keterampilan serta kecerdasan. Belum lagi berteman dengan banyak orang sejak usia dini membuatnya terbiasa bersosialisasi tanpa rasa canggung.

Baca Juga:

Risiko Menjadi Single Parent

Menurut laman gymnastic.org.au, kegiatan gymnastic justru dianjurkan sejak dini. Olahraga yang memerlukan ketenangan, keseimbangan dan strategi ini akan melatih konsentrasi anak. Hal ini tentu saja berguna bagi kehidupan sehari-hari terutama dalam bidang akademik.

Poin plusnya lagi, gymnastic mencakup kekuatan, koordinasi, dan juga fleksibilitas tubuh, sehingga anak pun tidak mudah jatuh sakit. Apa lagi ya manfaatnya?

1. Terbiasa hidup disiplin

Anak belajar menghargai waktu. (Foto: Pixabay/Monoar_CGI_Artist)

Semua jenis olahraga membutuhkan konsistensi yang tinggi tak terkecuali cabang gymnastic. Sebagai orang tua sudah seharusnya menerapkan disiplin waktu ketika anak mulai terjun menggeluti gymnastic. Hal ini tentunya membawa dampak positif bagi anak. Mereka akan tumbuh dengan terbiasa menerapkan sifat disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Menjaga kesehatan buah hati. (Foto: Pixabay/Graka)

Olahraga gymnastic menuntut anak untuk meregangkan otot seluruh tubuh. Hampir semua anggota tubuh berkoordinasi untuk menampilkan gerakan atletis yang indah. Olahraga seperti ini tentu saja mampu meningkatkan kekuatan imunitas tubuh sang buah hati. Anak pun tidak mudah terserang penyakit.

Baca Juga:

Komunikasi Memperkuat Hubungan Ayah-Anak

3. Pintar

Lancar mengikuti kegiatan belajar di sekolah. (Foto: Pixabay/picjumbo_com)

Gymnastic bukan olahraga main-main loh bund. Anak dituntut untuk bisa berkoordinasi dan menjaga keseimbangan ketika sedang melakukan atraksi. Di sini lah saraf-saraf otak anak berkembang secara maksimal.

Melalui olahraga gymnastic, anak lebih mudah bekerja sama dengan orang lain tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama. Anak pun tidak akan mengalami banyak kesulitan di bidang akademik karena sudah terbiasa melatih konsentrasi.

4. Meningkatkan rasa percaya diri

Percaya diri dan mudah bersosialisasi dengan banyak orang. (Foto: Pixabay/yohoprashant)

Kegiatan gymnatic menuntut anak untuk tampil maksimal dan memukau di hadapan para juri. Hasil penilaian juri akan membuat anak mengetahui sudah sejauh mana kualitas yang ada pada diri sendiri. Hal ini tentu saja akan mendorong anak untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan sendirinya anak akan tumbuh menjadi sosok yang optimis dan percaya diri. (mar)

Baca Juga:

Parents, Bentuk Mental Juara pada Anak dengan Pola Asuh Tepat

#Parenting #Ilmu Parenting
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Lifestyle
Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa
Ini merupakan pilihan yang bijak dan menyehatkan bagi anak-anak yang tidak bisa menoleransi susu sapi.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa
Lifestyle
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Paparan musik, terutama musik klasik, terbukti memiliki dampak positif pada perkembangan kognitif anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Lifestyle
Bahaya Gawai Mengintai Si Kecil, Dokter Peringatkan Dampak Buruknya pada Kebiasaan Makan dan Tumbuh Kembang!
Nimaz lebih mengutamakan kebiasaan makan bersama di meja makan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Juni 2025
Bahaya Gawai Mengintai Si Kecil, Dokter Peringatkan Dampak Buruknya pada Kebiasaan Makan dan Tumbuh Kembang!
Fun
Wujudkan Kebersamaan dan Keakraban, LEGO Kampanyekan 'Main Bareng Bangun Silaturahmi' Ajak Seluruh Keluarga Kumpul di Ramadan
LEGO Group ingin mendekatkan keluarga melalui permainan kreatif dengan LEGO bricks guna menciptakan momen kebersamaan yang berharga selama bulan Ramadan.
Dwi Astarini - Minggu, 16 Maret 2025
Wujudkan Kebersamaan dan Keakraban, LEGO Kampanyekan 'Main Bareng Bangun Silaturahmi' Ajak Seluruh Keluarga Kumpul di Ramadan
Fun
Parents, Lakukan 6 Hal ini untuk Mengajarkan Anak Berpuasa
Dengan cara yang tepat, berpuasa Ramadan tidak jadi hal yang menyulitkan dan beban buat anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Maret 2025
Parents, Lakukan 6 Hal ini untuk Mengajarkan Anak Berpuasa
Dunia
Konglomerat Besar Korsel Dorong Karyawan untuk Memiliki Anak, Janjikan Banyak Insentif hingga Bonus Tunai
Semua itu demi membantu orangtua yang bekerja merawat anak-anak mereka tanpa kesulitan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Februari 2025
 Konglomerat Besar Korsel Dorong Karyawan untuk Memiliki Anak, Janjikan Banyak Insentif hingga Bonus Tunai
Bagikan