Yogas Disebut PIC 4 Perusahaan yang Dikendalikan Ihsan Yunus

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 02 Juni 2021
Yogas Disebut PIC 4 Perusahaan yang Dikendalikan Ihsan Yunus

Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ihsan Yunus saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Sekjen Kementerian Sosial, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). Foto : Azka/Man

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami jatah kouta pengadaan sembako Bansos COVID-19 yang diduga milik politikus PDIP Ihsan Yunus. Ihsan yang pernah duduk sebagai Wakil Ketua Komisi VIII disebut mendapatkan kuota sebanyak 400 ribu paket.

Jaksa mendalami hal itu saat memeriksa Agustri Yogasmara alias Yogas dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan sembako Bansos Covid19 dengan terdakwa Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Jaksa meyakini jika Yogas merupakan PIC (Person in Charge) alias penanggung jawab atas sejumlah perusahaan yang diduga dikendalikan Ihsan Yunus.

Jaksa menyebut ada empat perusahaan dibawah kendali Ihsan Yunus. Yakni, PT Indoguardika Vendos Abadi (IVA); PT Andalan Pesik Internasional; PT Mandala Hamonangan Sude; dan PT Pertani.

Baca Juga:

Broker Proyek Bansos Cerita Kenal Ihsan Yunus dari Main Biliar

"Saudara PIC 4 perusahan yang dikendalikan Ihsan Yunus, Indoguardika, Andalan Pesik, Mandala Hamonangan Sude dan Pertani, apa benar dan klop bahwa saudara yang membagi kuota ini?," cecar penuntut umum.

Namun, Yogas yang duduk di kursi saksi menampiknya. "Tidak," kata Yogas menimpali.

Yogas juga menampik tak mengumpulkan fee dari 4 perusahaan tersebut. Yogas dalam kesaksiannya juga membantah menjadi operator Ihsan Yunus. Tak hanya itu, Yogas mengklaim tak ada keterlibatan Ihsan Yunus dalam pengadaan paket sembako.

"Tidak," imbuh Yogas.

Meski demikian, Yogas tak membantah mengenal Ihsan Yunus. Yogas juga mengaku mengenal Iman Ikram, adik Ihsan Yunus. Yogas mengaku mengenal Iman Ikram dari Ihsan Yunus.

"Betul," singkat Yogas.

"Waktu itu saya kenal Iman Ikram di rumah kakaknya Iman Ikram pak," ditambahkan Yogas.

"Siapa kakaknya?" cecar jaksa.

"Ihsan Yunus pak," jawab Yogas.

"Kenalnya di mana?" tanya jaksa.

"Di rumahnya (Ihsan Yunus)," jawab Yogas.

"Dalam rangka apa waktu itu?" tanya jaksa lagi.

"Saya waktu itu diajak oleh kawan saya billiar di rumahnya Pak Ihsan," ujar Yogas.

Jaksa KPK menghadirkan tiga orang saksi dalam sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso di pegnadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (2/6). (Desca Lidya Natalia)
Jaksa KPK menghadirkan tiga orang saksi dalam sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso di pegnadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (2/6). (Desca Lidya Natalia)

Yogas tampak berkelit saat dicecar sejumlah pertanyaan terkait paket untuk Ihsan Yunus maupun perusahaan-perusahaan yang terkait Ihsan Yunus. Hakim ketua, Muhammad Damis bahkan sempat beberapa kali menegur Yogas untuk berbicara jujur dalam persidangan.

"Peringatan kedua kepada saksi agar saksi memberikan keterangan yang benar, bersungguh-sungguh tidak usah melindungi seseorang dalam perkara ini agar saudara selamat," tegas hakim Damis.

Hakim Damis bahkan tak segan mengingatkan Yogas mengenai ancaman pidana maksimal 12 tahun jika memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan.

"Dua terdakwa ini mengatakan hal berbeda dengan saudara sudah jadi urusan, berapa banyak orang disini yang saudara bohongi, jangan hanya karena ingin menyelamatkan seseorang lalu mencelakakan diri sendiri, mekanisme karena keterangan palsu di sidang BAP kami selesaikan dan kirim ke PU, sudah selesai, gak panjang urusannya, kami ingatkan 2 saksi cukup, tidak banyak," cetus hakim Damis.

Diberitakan sebelumnya, Ihsan Yunus disebut mendapatkan jatah kuota pengadaan paket bantuan sosial (bansos) untuk penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek. Politikus PDIP itu disebut mendapatkan kuota sebanyak 400 ribu paket.

Hal itu terungkap saat mantan Kabiro Umum Kementerian Sosial sekaligus PPK, Adi Wahyono bersaksi untuk terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/5/2021). Ihwal jatah kuota untuk Ihsan Yunus itu terungakp saat saat jaksa KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Adi Wahyono. Adi dalam kesaksiannya membenarkan keterangannya soal jatah kuota untuk Ihsan Yunus, seperti dibacakan jaksa.

"Betul," ungkap Adi saat bersaksi.

Penuntut umum lantas mendalaminya. pasalnya, ada sejumlah pihak menjadi operator dalam kuota 400 Ribu untuk Ihsan Yunus tersebut.

"Kuota 400 ribu Ihsan Yunus, operatornya siapa?," tanya jaksa.

"Yang saya kenal Harry Sidabukke," jawab Adi.

"Kenal Yogas (Agustri Yogasmara)?," cecar jaksa.

"Itu kan masuknya kelompok mereka," kata Adi.

"Saksi tahu Yogas ini yang bagi-bagi kuota kelompok tertentu?," tanya jaksa.

"Iya," jawab dia.

"Yogas bagi punya siapa?," cecar jaksa.

"Ihsan Yunus," ungkap Yunus.

Baca Juga:

Anak Buah Eks Mensos Juliari Disebut Terima Uang Rp 800 Juta dari Vendor Bansos

Jaksa lebih lanjut mendalami jatah kouta Ihsan Yunus. Utamanya soal dasar mengapa
Ihsan Yunus mendapatkan jatah kouta. Namun, Adi mengaku tak mengetahuinya. Adi beralasan dirinya hanya menjalankan tugas. "Saya hanya menjalankan tugas," imbuh Adi.

Ihsan Yunus juga disebut menjadi salah satu pengusul beberapa perusahaan untuk dijadikan rekanan dalam mengurusi proyek bansos COVID-19. Hal itu sebagai mana termaktub dalam BAP Adi yang dibacakan jaksa.

"PT Bumi Pangan Digdaya 100 ribu Ihsan Yunus, pelaksana Agam; PT Mandala Hamonangan Sude 100 ribu pemiliknya Ihsan Yunus, Iman Ikram, Yogas, pelaksana Harry Van Sidabukke, Rangga, Rajif, Lucky; PT Global Trijaya 100 ribu pemilik Ihsan Yunus, Iman Ikram, Yogas; PT Indoguardika Vendos Abadi, Ihsan Yunus; PT Pertani, Ihsan Yunus; konsorsium ekonomi kerakyatan 100 ribu Bina Lingkungan," ujar jaksa membacakan BAP Adi.

"Saya terima kuota dari PIC dan cek profilenya, saya tidak ada kewenangan lagi untuk tentukan kuota dan kuota itu dilaksanakan oleh perusahaan mereka," tutur Adi. (Pon)

#Dana Bansos #Bansos Tunai #Korupsi Bansos #Korupsi Dana Bansos
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BSU Kemnaker 2026 Rp 900 Ribu Belum Masuk Rekening, Tenang Ini 5 Solusi Mudah Cara Ceknya!
5 cara cek BSU Kemnaker 2026 Rp 900 ribu periode Oktober-Desember. Cek status penerima via NIK KTP di situs bsu.kemnaker.go.id & BPJS Ketenagakerjaan!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
BSU Kemnaker 2026 Rp 900 Ribu Belum Masuk Rekening, Tenang Ini 5 Solusi Mudah Cara Ceknya!
Indonesia
Bansos PKH-BPNT Kemensos Tahap 4 Cair, Nominal Beda-Beda Terbesarnya Rp 2,7 Juta. Ini Linknya!
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 cair dirapel. Kategori terbesar terima Rp 2,7 juta! Cek NIK KTP Anda di link resmi Kemensos ini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Bansos PKH-BPNT Kemensos Tahap 4 Cair, Nominal Beda-Beda Terbesarnya Rp 2,7 Juta. Ini Linknya!
Indonesia
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerimanya!
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 periode Oktober-Desember 2026 cair bertahap. Cek nama penerima via NIK KTP di situs resmi Kemensos & cara ubah desil!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerimanya!
Berita
Cek Bansos Kemensos Muncul Status KPD? Jangan Panik, Ternyata Ini Artinya
Penasaran apa arti status KPD saat cek NIK di situs Cek Bansos Kemensos? Temukan jawaban lengkap soal Kartu Penyandang Disabilitas dan cara daftarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Cek Bansos Kemensos Muncul Status KPD? Jangan Panik, Ternyata Ini Artinya
Berita
Aplikasi Cek Bansos BLT Kesra 2026: Cara Daftar dan Ajukan Usulan Lewat HP
Simak cara menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan usulan BLT Kesra 2026 lewat HP, mengecek desil DTSEN, dan mengetahui alternatif bansos.
ImanK - Jumat, 09 Oktober 2026
Aplikasi Cek Bansos BLT Kesra 2026: Cara Daftar dan Ajukan Usulan Lewat HP
Indonesia
Cara Daftar Agen Perlinsos Buat Bantu Tetangga Cairkan Bansos 2027
Mau bantu tetangga dapat bansos 2027? Yuk intip cara daftar jadi Agen Perlinsos resmi dari Kemensos. Siapapun bisa gabung, cek syarat dan langkah mudahnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Cara Daftar Agen Perlinsos Buat Bantu Tetangga Cairkan Bansos 2027
Indonesia
BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek Syarat dan Jadwal Bantuan Subsidi Upah di Sini
BSU 2026 kembali cair! Pemerintah siapkan Bantuan Subsidi Upah Rp 900 ribu untuk 13,3 juta pekerja. Cek syarat, jadwal, dan cara cek BSU Kemnaker terbaru di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek Syarat dan Jadwal Bantuan Subsidi Upah di Sini
Berita
Aplikasi Cek Bansos: Cara Cek PKH dan BPNT 2026 Lewat HP, Bisa Pakai NIK
Simak cara cek bansos PKH dan BPNT 2026 lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos atau situs resmi menggunakan NIK KTP.
ImanK - Minggu, 27 September 2026
Aplikasi Cek Bansos: Cara Cek PKH dan BPNT 2026 Lewat HP, Bisa Pakai NIK
Indonesia
Trik Jitu Lolos Syarat Penerima BLT Kesra Rp900.000 September 2026, Cek Status Bansos Kamu di Sini
Bingung cara daftar BLT Kesra Rp900.000? Temukan panduan lengkap syarat penerima, langkah daftar via Aplikasi Cek Bansos, dan info pencairan September 2026 di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Trik Jitu Lolos Syarat Penerima BLT Kesra Rp900.000 September 2026, Cek Status Bansos Kamu di Sini
Indonesia
Luhut Bakal Uji Coba Bansos Tunai Langsung Pakai AI Awal 2027
Kabar gembira! Luhut pastikan uji coba bansos tunai langsung cair awal 2027. Nggak ada lagi bansos barang, penyaluran dijamin aman pakai AI dan biometrik. Cek infonya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Luhut Bakal Uji Coba Bansos Tunai Langsung Pakai AI Awal 2027
Bagikan