Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bansos Barang Diganti Transfer Duit Tunai Rp 4,5 Juta, Luhut: Semua Dimonitor AI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Bansos Barang Diganti Transfer Duit Tunai Rp 4,5 Juta, Luhut: Semua Dimonitor AI

Arsip - Warga menerima bansos tunai. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Pemerintah Indonesia mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membangun sistem data tunggal nasional.

Perombakan terbesar dengan mengubah sisterm pola subsidi dari berbasis barang menjadi berbasis penerima manfaat dengan skema transfer tunai.

Baca juga:

Prabowo Sebut Anggaran Bansos Rp 500 Triliun, Soroti MBG dan Program 1 Juta Rumah

Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintahan ke depan akan semakin mengandalkan digitalisasi yang didukung AI.

Pemerintahan ini akan berbasis digitalisasi dengan support AI,

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan

Subsidi Tunai Rp 4,5 Juta per Orang

Menurut Luhut, subsidi tidak lagi diberikan dalam bentuk barang, melainkan langsung kepada penerima manfaat. Langkah ini diharapkan meningkatkan akurasi penyaluran bansos dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

Subsidi akan langsung kepada penerima. Rata-rata kita kumpulkan bansos itu dengan cash transfer sekitar Rp4,5 juta per orang,

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan


AI Karya Anak Bangsa Dukunga UMKM

Selain bansos, sistem data tunggal berbasis AI juga akan digunakan untuk mendukung pengembangan UMKM. Teknologi ini memungkinkan pemerintah menyusun kebijakan pembiayaan dan pendampingan lebih tepat sasaran.

“Dengan AI, UMKM bisa diberi skor yang jelas karena latar belakangnya dapat dipantau,” imbuh Luhut, saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6).

Baca juga:

Penerima Bansos Usia Produktif Bakal Dijadikan Sopir Hingga Pengelola Koperasi Merah Putih

Luhut menjabarkan dengan populasi Indonesia yang mendekati 300 juta jiwa, penerapan sistem digital berbasis AI akan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dia menambahkan sistem digital berbasis AI ini dikembangkan talenta dalam negeri.

Semua akan bisa dimonitor dengan sistem ini,

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

(Asp)

#Dana Bansos #Luhut Binsar Pandjaitan #AI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Indonesia
Luhut Lapor ke Presiden Prabowo, Sebut GovTech Disempurnakan untuk Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Penyempurnaan GovTech diarahkan untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang semakin terintegrasi dengan dukungan data yang lebih akurat.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Luhut Lapor ke Presiden Prabowo, Sebut GovTech Disempurnakan untuk Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Indonesia
Deep Learning Bakal Diterapkam di Semua Mata Pelajaran
AI dapat berdiri sebagai mata pelajaran tersendiri di sekolah sekaligus alat bantu untuk mendukung penerapan pembelajaran mendalam di berbagai mata pelajaran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Deep Learning Bakal Diterapkam di Semua Mata Pelajaran
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Indonesia
Kabar Gembira, 219.252 Warga Jakarta Dapat Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Bagi penerima manfaat baru, sudah dilakukan proses pembukaan rekening serta pendistribusian kartu ATM sebelum bantuan disalurkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Kabar Gembira, 219.252 Warga Jakarta Dapat Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Indonesia
33,24 Juta Orang Bakal Tetap Bantuan Pangan di Semester 2 Tahun Ini
program bantuan beras dan stabilisasi pangan itu telah dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta kementerian teknis terkait dan telah memperoleh arahan dari Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
33,24 Juta Orang Bakal Tetap Bantuan Pangan di Semester 2 Tahun Ini
Indonesia
AI Diusulkan Diatur Lewat Undang Undang
pemerintah saat ini masih memprioritaskan penyelesaian Peraturan Presiden tentang Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional yang drafnya telah diserahkan ke Sekretariat Negara untuk ditandatangani presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
AI Diusulkan Diatur Lewat Undang Undang
Bagikan