Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar

Artificial Intelligence memberikan kontribusi perubahan yang luar biasa. (Foto: Unsplash/Markus Winkler)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh menegaskan perkembangan teknologi, termasuk akal imitasi (artificial intelligence/AI), merupakan keniscayaan yang tidak bisa dilawan. Oleh karena itu, masyarakat harus mampu menerima dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai adab, etika, dan moral.

"Teknologi tidak bisa dilawan. Hal yang harus kita lakukan yakni menerima dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun, ada satu hal yang tidak boleh hilang, yaitu adab dan perilaku yang baik. Nilai-nilai itu harus tetap menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di ruang digital," ujar Oleh Soleh dikutip Kamis, (16/7).

Menurutnya, kemajuan teknologi justru menghadirkan tantangan baru karena perlahan dapat mengikis batas-batas etika. Sesuatu yang semula dianggap tidak pantas atau menghina, lama-kelamaan diterima sebagai hal yang lumrah hanya karena menjadi viral dan menguntungkan secara ekonomi.

Baca juga:

Viral di Media Sosial, Simak Lirik Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng


Oleh Soleh mencontohkan fenomena viral lagu My Little Bolu Ketan (MBG) yang dinilainya berisi sindiran atau ejekan, tetapi justru berubah menjadi hiburan yang mendatangkan popularitas dan keuntungan finansial.

"Fenomena seperti ini menunjukkan bagaimana sesuatu yang sebenarnya merupakan ejekan dapat berubah menjadi hiburan yang menghasilkan ketenaran dan uang. Lama-kelamaan masyarakat terbiasa menerima pelanggaran etika sebagai sesuatu yang biasa," katanya.

Ia menilai algoritma media sosial sering kali lebih menguntungkan konten yang memancing perhatian, tanpa mempertimbangkan nilai adab di dalamnya. Akibatnya, berbagai platform digital memperoleh keuntungan dari tingginya interaksi masyarakat terhadap konten-konten yang kontroversial.

Meski demikian, Oleh Soleh mengingatkan masyarakat agar tidak bersikap berlebihan dalam menyikapi perubahan teknologi.


"Kuncinya jangan mudah baper. Kalau kita terlalu emosional menghadapi perkembangan teknologi, kita akan sulit beradaptasi. Hal yang penting yakni bijak memanfaatkannya," ujarnya.

Selain persoalan etika, Oleh Soleh menaruh perhatian besar terhadap pemerataan manfaat ekonomi dari perkembangan teknologi AI. Menurutnya, jangan sampai keuntungan ekonomi dari AI hanya dinikmati perusahaan-perusahaan besar dan pemilik modal.

"Kami berharap pemerintah dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil. Jangan sampai hanya segelintir pemodal besar yang menikmati kue ekonomi digital, sementara masyarakat luas hanya menjadi pengguna," tegasnya.(Pon)

Baca juga:

Artificial Intelligence Diintegrasikan ke Kurikulum SD, SMP, SMA, dan SMK, Gibran: Manusia yang Tak Pakai AI akan Kalah

#AI #Artificial Intelligence #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi penting agar peningkatan kapasitas SDM berjalan seiring dengan transformasi industri.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Tekno
Xiaomi 18 Fold Jadi HP Pertama di Dunia yang Pakai Memori LPDDR6, Meluncur September 2026
Xiaomi 18 Fold akan menjadi HP pertama yang menggunakan memori LPDDR6. HP ini meluncur September 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Xiaomi 18 Fold Jadi HP Pertama di Dunia yang Pakai Memori LPDDR6, Meluncur September 2026
Tekno
Samsung Galaxy S27 Pro Kabarnya Bawa Desain Kamera Mirip iPhone, ini Bocorannya
Samsung Galaxy S27 Pro akan membawa perubahan di kameranya. Menurut laporan, kameranya mirip iPhone.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Samsung Galaxy S27 Pro Kabarnya Bawa Desain Kamera Mirip iPhone, ini Bocorannya
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Dikabarkan Bawa 3 Kamera 200MP, Jadi yang Pertama di Dunia!
OPPO Find X10 Pro Max akan membawa tiga kamera 200MP. Gebrakan ini bakal menjadi yang pertama di dunia.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
OPPO Find X10 Pro Max Dikabarkan Bawa 3 Kamera 200MP, Jadi yang Pertama di Dunia!
Tekno
Meta Tambah Fitur Privasi di Kacamata Pintar, Perekaman Diam-Diam Makin Sulit
Meta kembali memperkuat sistem privasi pada kacamata pintarnya yang dibekali teknologi AI.
Yusuf Abdillah - Jumat, 28 Agustus 2026
Meta Tambah Fitur Privasi di Kacamata Pintar, Perekaman Diam-Diam Makin Sulit
Tekno
Redmi Note 17 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Baterai 8.340 mAh dan HyperOS 3
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur global. HP ini membawa baterai jumbo 8.340 mAh dan HyperOS 3.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Redmi Note 17 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Baterai 8.340 mAh dan HyperOS 3
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Resmi Meluncur, Jadi HP Xiaomi Pertama dengan Baterai 10.000 mAh!
Redmi Note 17 Pro Max meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 10.000 mAh serta fitur canggih.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Redmi Note 17 Pro Max Resmi Meluncur, Jadi HP Xiaomi Pertama dengan Baterai 10.000 mAh!
Tekno
Apple Event Digelar 9 September 2026, iPhone 18 Pro hingga iPhone Lipat Siap Debut?
Apple Event 2026 akan digelar 9 September. Kabarnya, iPhone 18 Pro hingga iPhone lipat siap debut di acara ini.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Apple Event Digelar 9 September 2026, iPhone 18 Pro hingga iPhone Lipat Siap Debut?
Indonesia
WhatsApp di Indonesia Diblokir Massal, Meta Akui Imbas Eror Sistem Global
Meta akhirnya buka suara terkait pemblokiran massal sejumlah akun WhatsApp yang menimpa pengguna warga negara Indonesia (WNI) di tanah air.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
WhatsApp di Indonesia Diblokir Massal, Meta Akui Imbas Eror Sistem Global
Indonesia
Hadapi Era AI dan Transformasi Penegakan Hukum, Kabadiklat Kejaksaan RI Gagas ‘Trisula Hukum Digital’
Kabadiklat Kejaksaan RI, Harli Siregar, menggagas konsep Trisula Hukum Digital untuk menghadapi transformasi penegakan hukum.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Hadapi Era AI dan Transformasi Penegakan Hukum, Kabadiklat Kejaksaan RI Gagas ‘Trisula Hukum Digital’
Bagikan