X akan Gunakan Data Publik untuk Melatih AI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 04 September 2023
X akan Gunakan Data Publik untuk Melatih AI

X akan memakai data penggunanya untuk melatiih AI. (Foto: Boliviainteligente/Unsplash)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK diakuisisi Elon Musk, berita tentang X (Twitter) sering menimbulkan kehebohan di jagat maya. Yang terbaru, dikatakan bahwa Musk berencana menggunakan data publik untuk melatih artificial inteligence (AI) yang sedang di kembangkan melalui kebijakan privasi pada aplikasi X.

Kebijakan privasi tersebut dengan jelas menunjukkan, bahwa X berencana untuk menggunakan informasi yang dikumpulkannya, bersama dengan data yang tersedia untuk umum, untuk membantu melatih algoritma pembelajaran mesin (machine learning).

"Kami dapat menggunakan informasi yang kami kumpulkan dan informasi yang tersedia untuk umum guna membantu melatih model pembelajaran mesin atau kecerdasan buatan kami, untuk tujuan yang diuraikan dalam kebijakan ini," ungkap perusahaan tersebut pada unggahan kebijakan privasi X seperti dikutip laman Engadget.

Baca juga:

Elon Musk Kini Miliki URL AI.com

Elon Musk akan berencana menggunakan data publik untuk melatih AI yang sedang di kembangkan melalui kebijakan privasi pada aplikasi X. (Foto: julian-christ/Unsplash)

Musk juga telah mengkonfirmasi hal tersebut. Tetapi hanya informasi yang tersedia untuk umum yang akan dikumpulkan, dan bukan direct message (DM), atau apa pun yang bersifat pribadi. Aplikasi X tidak memiliki ambisi tentang AI, melainkan Musk yang memiliki ambisi tersebut.

Musk baru-baru ini dirumorkan meluncurkan sebuah perusahaan yang disebut X AI, dengan tujuan untuk memahami sifat sejati alam semesta, mungkin data biometrik pengguna, dan informasi terkait akan digunakan untuk memajukan tujuan yang luar biasa dan benar-benar ingin dicapai.

Laman Stackdiary merujuk pada teks yang ada di halaman awal X AI, mengatakan bahwa perusahaan ini akan bekerja sama dengan X untuk membuat kemajuan menuju misi kami.

Perlu diingat bahwa X bukanlah aplikasi pertama yang menguji coba AI, tetapi sudah banyak aplikasi lain di luar sana yang sedang menguji coba AI untuk platform mereka masing masing.

Baca juga:

Pertarungan Elon Musk vs Mark Zuckerberg akan Disiarkan Langsung di X

Elon Musk adalah orang yang mendukung penuh tahap awal berdirinya Open AI. (Foto: andrew-neel/Unsplash)

Menurut laman Insider, Musk adalah orang yang mendukung penuh tahap awal berdirinya Open AI, tetapi ia meninggalkannya pada 2018. Dia sebelumnya mengatakan kepada CNBC bahwa dia berperan penting dalam pendirian perusahaan dan bahkan memberikan nama perusahaannya.

Teknologi yang mendukung produk AI generatif contohnya seperti ChatGPT, membutuhkan data dalam jumlah besar untuk dilatih. Di masa lalu, data ini diambil dari sumber-sumber web yang tersedia untuk umum seperti Reddit dan Wikipedia.

Beberapa dari perusahaan-perusahaan dikabarkan memanfaatkan atau menghentikan pengembangan AI. Misalnya Reddit, pada April 2023 Reddit berusaha untuk menagih kepada perusahaan-perusahaan AI yang mengakses datanya. Sementara situs lain seperti The New York Times dan Amazon memblokir perayap atau web crawler Open AI. (aqb)

Baca juga:

Elon Musk akan Hapus Fitur Blokir di X

#Media Sosial #X #Twitter #Elon Musk
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Dunia
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Kebijakan ini muncul setelah kekhawatiran luas atas deepfake AI yang diseksualisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Tekno
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Keputusan xAI untuk menciptakan dan menyediakan tempat bagi predator untuk menyebarkan deepfake eksplisit, termasuk gambar anak-anak yang ditelanjangi secara digital, adalah tindakan keji
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Indonesia
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Penggunaan Grok untuk memproduksi konten seksual eksplisit merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan daring.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Olahraga
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Akun X Bruno Fernandes kena hack, setelah Manchester United disingkirkan Brighton dari Piala FA. Setan Merah pun langsung angkat bicara.
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Indonesia
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Kemkomdigi menagih kepatuhan platform, termasuk X
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Indonesia
Lindungi Hak Citra Diri, Penyebaran Konten Asusila via Grok AI Terancam 10 Tahun Penjara
Kemkomdigi juga membuka kanal pengaduan bagi warga yang menjadi korban manipulasi digital
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Lindungi Hak Citra Diri, Penyebaran Konten Asusila via Grok AI Terancam 10 Tahun Penjara
Fun
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Kumpulan 25 ucapan Natal yang hangat dan menyentuh, cocok dibagikan di media sosial dan WhatsApp untuk keluarga, teman, dan rekan kerja.
ImanK - Rabu, 24 Desember 2025
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Indonesia
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
X telah membayar denda Rp 80 juta ke pemerintah. Hal itu imbas dari konten pornografi yang tersebar di platform tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 14 Desember 2025
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
Indonesia
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Kasus ini mencuat setelah dalam salah satu siaran di YouTube, Resbob melontarkan ucapan bernada penghinaan terhadap pendukung Persib dan masyarakat Sunda. Tayangan tersebut kemudian viral dan memicu kemarahan publik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Indonesia
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Agar dilakukan revisi terhadap Undang-Undang ITE, agar konten dari buzzer yang berpotensi memicu kerusuhan dapat ditindak tanpa harus melalui delik aduan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Bagikan