Wisata Kuliner Kamboja, Makanan yang Wajib Coba

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 08 Juni 2023
Wisata Kuliner Kamboja, Makanan yang Wajib Coba

Kota Phnom Penh yang menjadi salah satu destinasi wisata ke Kamboja. (Pexels/allPhoto Bangkok)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMBOJA menjadi salah satu destinasi wisata yang mulai ramai dituju di kawasan Asia Tenggara. Apalagi pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara, Sea Games 2023, membuat banyak orang berdoyong-doyong pergi menyambangi negara tuan rumah, Kamboja.

Selain menonton perlombaan olahraga antara negara, kamu juga bisa berekreasi ke tempat wisata di negara tanah kemakmuran tersebut, atau kamu bisa mencoba beberapa makanan tradisional khas Kamboja.

Berikut rekomendasi makanan tradisional Kamboja yang harus kamu coba dalam satu hari penuh saat berkunjung ke Kamboja.

Baca Juga:

Makanan Khas Indoneisa buat Pecinta Kuliner Lokal

kamboja
Pengalaman kuliner di Kamboja akan memperkaya khasanah kuliner kamu. (Pexels/HM Grand Central Hotel)

Kuy Teav


Menyambut pagi hari, kamu bisa mencoba kudapan yang sering konsumsi warga lokal sebelum memulai aktivitas. Tidak sulit untuk mencarinya, santapan khas yang satu ini banyak dijual oleh pedagang di jalanan Kamboja. Makanan ini sering dijadikan menu sarapan oleh mahasiswa atau para pekerja.

Hidangan berkuah ini terbuat dari mi yang dicampur dengan tulang babi atau sapi dan dilengkapi dengan bihun. Kuahnya terbuat dari kaldu rebusan daging yang gurih ditaburi bawang merah goreng dan bawang putih, tauge, daun bawang, dan rempah-rempah aromatik.


Lok Lak


Siang tiba, waktunya makan makanan yang sedikit berat. Hidangan ini cocok disantap saat makan siang, karena terdiri dari nasi yang didampingi oleh daging sapi yang lezatk dengan bumbu yang khas.

Rahasia resep makanan khas Kamboja ini ada pada bumbu marinasinya. Sebelum dimasak daging dimarinasi terlebih dahulu selama semalam dengan kecap, lada, air lemon, dan beragam bumbu lainnya. Karena proses marinasi ini rasa daging sangat khas dan enak. Biasanya Lok Lak disajikan bersama sayuran segar.

Baca Juga:

Tren 'Spontaneous Traveler' Meningkat di Musim Libur Lebaran 2023

sayur
Pada dasarnya makanan Kamboja masih memiliki kesamaan dengan makanan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. (Pexels/Sarah Chai)


Bok Lhong


Sembari menunggu makan malam tiba, kamu bisa mencari makanan ringan yang dapat dicemil. Jika kamu pecinta rujak, maka akan menyukai makanan tradisional Kamboja Bok L’hong.

Seperti rujak bebeg (tumbuk), Bok L’hong merupakan salad khas dari Kamboja dengan bahan utama pepaya muda. Selain itu, yang membuat cemilan ini berbeda dengan rujak bebeg di Indonesia adalah adanya campuran bumbunya yang berbeda, yaitu menggunakan limau, kecap asin, prahok dan kecap ikan.


Kampot Pepper Crabs



Menutup hari dengan makan malam, kamu bisa mencoba boga bahari dari Provinsi Kampot, di Kamboja yang terkenal dengan kepiting lada Kampot-nya. Seperti namanya, bahan utama kudapan ini adalah kepiting. Kepiting yang segar dan utuh akan digoreng dengan campuran saus bawang putih dan bintang utama yakni taburan merica hijau Kampot yang autentik.

Biasanya, Kampot Peppers Crabs menggunakan kepiting jenis rajungan, ini karena jenis kepiting itu memiliki rasa yang manis, sangat cocok dengan bumbu dan kerenyahan lada untuk hidangan kepiting goreng itu. (mro)

Baca Juga:

Tempe Goreng Jadi Makanan Vegan Terbaik Keempat di Dunia

#Wisata #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Bagikan