Makanan Khas Indoneisa buat Pecinta Kuliner Lokal
Indonesia memiliki segudang kuliner yang dapat memanjakan lidah kamu. (Unsplash/Haryo Setyadi)
APAKAH kamu adalah orang yang hobi kulineran? Tidak perlu jauh-jauh untuk mencicipi kuliner yang enak, cukup di Indonesia kamu sudah bisa merasakan berbagai macam wisata dan salah satunya adalah kuliner. Wisata kuliner selalu menjadi pelengkap perjalanan wisata karena cita rasa makanan khas Indonesia selalu memiliki rasa yang dijamin nagih.
Dikutip dari laman Pesona Indonesia, beberapa makanan khas Indonesia ini mampu memanjakan lidahmu.
Baca Juga:
Manfaat dan Reaksi Ekstrem Tubuh saat Konsumsi Makanan Pedas
Rendang
Kamu tentu saja pernah mencicipi kuliner yang satu ini, bukan? Masakan ini menjadi salah satu sajian utama di setiap Rumah Makan Padang di setiap daerah. Rendang adalah masakan tradisional yang berasal dari Minangkabau. Makanan terbuat dari olahan daging yang dimasak dengan bumbu rempah. Ternyata, masakan rendang dinobatkan sebagai makanan terenak nomor 1 versi CNN Travel tahun 2017 lalu.
Pempek
Kuliner khas Indonesia tak akan lengkap kalau tak menyebutkan Pempek Palembang. Makanan yang berbahan dasar daging ikan dan tepung kanji ini konon sudah ada sejak abad ke-16. Pempek menjadi kuliner favorit semua wisatawan karena punya rasa yang komplit. Rasa asam, manis, pedas, dan gurih membuat pempek sulit untuk dilupakan. Pempek turut hadir dalam beberapa jenis, seperti pempek lenjer, bulat, kulit ikan, dan yang paling terkenal adalah pempek kapal selam, yang berisi telur ayam.
Baca Juga:
Ikan Kuah Asam dan Nasi Bakar Menu Jamuan Makan Malam KTT ASEAN 2023
Gudeg
Kamu yang pernah ke Jogja pasti sudah tahu kan kalau kota ini dikenal dengan julukan Kota Gudeg? Gudeg Jogja terkenal dengan rasanya yang manis dan terbuat dari nangka muda yang diolah dengan santan. Makanan khas Jogja ini akan terasa lebih nikmat jika disantap dengan nasi hangat, kuah santan kental, ayam kampung, tempe, tahu, dan telur.
Tengkleng
Tengkleng adalah makanan berkuah yang terbuat dari tulang kambing. Makanan ini memang selalu menjadi incaran wisatawan yang berkunjung ke Solo. Ternyata di balik makanan ini, ada cerita menarik, loh! Konon, di masa lampau hanya para bangsawan dan orang Belanda lah yang mampu menyantap daging kambing, sedangkan para juru masak dan pekerja hanya bisa makan kepala, kaki, dan tulang saja. Dari sanalah muncul ide untuk mengolah tulang-tulang dengan daging yang sedikit tersebut menjadi kuliner yang mirip dengan gulai kambing. Kemudian, terciptalah tengkleng dengan kuah yang lebih encer dibandingkan gulai.
Rawon
Jika kamu penyuka kuliner yang terbuat dari aneka olahan daging, rawon adalah salah satunya. Sup daging dengan kuah kental berwarna hitam ini adalah makanan tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Warna hitam gelap pada rawon berasal dari kluwek yang dicampur dengan potongan daging sapi yang lembut. Rawon biasanya disajikan dengan nasi, tauge, daun bawang, telur asin, dan daun kerupuk udang sebagai pelengkap. (vca)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku