Wiranto: Jika Berada di Tangan Orang yang Tepat, Indonesia Masuk 4 Besar Dunia
Menko Polhukam Wiranto usai memimpin rapat koordinasi khusus tingkat menteri, di Kantornya, Kamis (14 /3) (Antaranews/Syaiful Hakim)
Merahputih.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut Indonesia bakal menjadi negara besar. Bahkan, mencapai peringkat empat besar jika dikelola dengan baik.
"Lembaga internasional sebut Indonesia suatu saat di 2045 akan menjadi satu dari 4 negara terkuat di dunia. Itu bukan Wiranto itu lembaga dunia yg mengatakan kita akan jd negara 4 besar dunia," kata Wiranto pada acara Rakornas Pemilu di Jakarta Barat, Rabu (27/3).
Wiranto menganggap, dibutuhkan pemimpin yang kuat untuk mewujudkannya. Bukan asal janji jika ingin mewujudkan cita-cita itu. "Jangan wariskan negeri yang kacau," terang dia.
Menurutnya, pemerintahan Jokowi telah berhasil membangun wilayah perbatasan. Hal ini berdasarkan pengalamannya selama empat presiden sebelumnya.
"Apa yang dilakukan Pak Jokowi tahu persis. Beliau ingin bahwa negeri ini, dia ingin negeri ini tahu kita siapa. Ayo kita membangun dari pinggiran, dulu pinggiran itu tidak dibangun karena negara ini luas, sehingga persatuan enggak ada karena tidak ada akses jalan ke sana," ujar Wiranto yang mengenakan kemeja putih ini.
Meski demikian, ia menyadari masih ada yang menyebut pemerintah Jokowi tidak bisa bekerja dan membuat hutang luar negeri membengkak. Wiranto menganggap hal tersebut sebagai hoaks.
"Kalau ada yang bilang pemerintahan nggak kerja, mundur, utang banyak, kemiskinan bertambah itu kata siapa? Maka saya katakan hoaks, lawan hoaks. Ini bukan kampanye, ini kenyataan," sebut Wiranto. (knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi