Walkot Rudy Batal Cabut Status KLB COVID-19 Solo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2020
Walkot Rudy Batal Cabut Status KLB COVID-19 Solo

Wali Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo, Selasa (2/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah batal mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona atau COVID-19. Sedianya status KLB Solo berakhir tanggal 7 Juni. Dengan demikian sudah empat kali Pemkot Solo perpanjang KLB sejak tanggal 13 Maret lalu.

Wali Kota (Walkot) Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengungkapkan dalam perpanjangan KLB kali ini akan dibarengi dengan penerbitan peraturan wali kota (Perwali) tentang aturan protokol kesehatan new normal. Melalui Perwali nanti bisa dijadikan dasar pedoman new normal ketika KLB dicabut.

Baca Juga:

Pemkot Solo Dipastikan tak Perpanjang Masa KLB COVID-19

"SE (Surat Edaran) perpanjangan KLB selama 14 hari kedepan kita sertakan Perwali juga. Dengan ini larangan pengumpulan massa seperti hajatan menikah belum diperbolehkan," ujar Rudy, sapaan akrabnya, Minggu (7/6).

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai cek kesiapan new normal di Solo Paragon Mal, Jumat (29/5). (MP/Ismail)
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai cek kesiapan new normal di Solo Paragon Mal, Jumat (29/5). (MP/Ismail)

Rudy mengatakan untuk tempat ibadah boleh dibuka dengan aturan kapasitas dibatasi 20 persen. Lokasi perekonomian juga wajib terapkan protokol kesehatan.

"Sosialisasi SE perpanjangan KLB dan Perwali akan ditandatangani besok (Senin). Setelah itu khusus Perwali akan disosialisasikan pada masyarakat luas melalui Satpol PP dan petugas lainnya," tutur Walkot.

Baca Juga:

Lima ASN Pemkot Solo Terpapar COVID-19 Diduga Saat Praktek Latihan Test Swab

Dengan adanya Perwali tersebut, kata Rudy, aparat penegak hukum dan Perda bisa dengan tenang menindak bagi yang melanggar. Dengan adanya aturan terkait sanksi diharapkan masyarakat bisa lebih tertib dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Perpanjangan KLB dan diterbitkannya Perwali ini mengacu terhadap sejumlah kebijakan yang telah dibuat pemerintah pusat, seperti Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020," tutup Rudy. (Ism)

Baca Juga:

New Normal Tempat Ibadah, Walkot Solo: Tak Perlu Izin dan Patuhi Protokol Kesehatan

#Solo #FX Hadi Rudyatmo #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Bagikan