Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi

Petugas SPPG menyiapkan menu MBG. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMKOT Solo mencatat sehanyak 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berhenti beroperasi. Penghentian operasional terjadi setelah eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana ditangkap Kejagung terkait dengan kasus tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wali Kota Solo Respati Ardi membenarkan adanya kejadian tersebut. Penghentian operasional tersebut terjadi karena terkendala pendanaan.

“Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah. Ada berhenti kita data,” kata Respati, Selasa (9/6).

Dia mengatakan telah berkomunikasi dengan Kepala BGN Nanik S Deyang, terkait dengan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Solo. Menurut Respati, pergantian pejabat dalam tubuh BGN dapat memengaruhi program MBG menjadi lebih baik di daerah. Oleh karena itu, pemkot mendukung fokus BGN mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

Program ini memang diberikan kepada yang membutuhkan terlebih dahulu. Pendataan ulang penerima diperlukan

Respati Ardi, Wali Kota Solo



Ia menyebut pemetaan penerima manfaat MBG tersebut dilakukan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Solo untuk dilaporkan ke BGN. Koordinator SPPG Solo Priyo Widyastoko mengatakan, berdasar data terbaru, ada 20 SPPG yang berhenti beroperasi sementara waktu karena belum menerima pencairan dana.

Baca juga:

Jadi Kepala BGN, Simak Rincian Harta Kekayaan Nanik S. Deyang yang Tembus Rp 6,3 Miliar



“Ada 20 SPPG sampai saat ini berhenti karena masalah belum ada pencairan,” kata Priyo.

Ia menjelaskan mekanisme pencairan dana dari BGN dilakukan di Jumat setiap pekannya. Untuk saat ini, dana belum cair bisa jadi karena ada persoalan perubahan tata kelola baru BGN. Ia menambahkan nominal dana disesuaikan kebutuhan setiap SPPG, dengan nilai Rp 8.000 untuk porsi kecil, dan Rp 10.000 untuk porsi besar.

"Hal yang jelas, pencairan sesuai kebutuhan SPPG masing-masing. Per porsi makanan per kebutuhan operasionalnya. Kami berharap persoalan ini bisa segera selesai,” tegasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

BGN Bantah Kabar Program MBG Dihentikan, Tegaskan Cuma Hoax



#Solo #Dapur MBG #Makan Bergizi Gratis #SPPG
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Indonesia
BGN Bantah Kabar Program MBG Dihentikan, Tegaskan Cuma Hoax
BGN membantah isu program MBG akan dihentikan sementara. BGN pun menegaskan, bahwa kabar itu hanyalah hoax.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
BGN Bantah Kabar Program MBG Dihentikan, Tegaskan Cuma Hoax
Indonesia
DPR Dukung Moratorium Dapur MBG, Dapur Berbasis Sekolah Harus Diutamakan
Momentum pembenahan ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong transformasi model penyediaan MBG dari pendekatan dapur SPPG terpusat menuju school-based kitchen atau dapur berbasis sekolah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
DPR Dukung Moratorium Dapur MBG,  Dapur Berbasis Sekolah Harus Diutamakan
Indonesia
Prabowo Makan Siang Menu MBG Dengan Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Bali
Di tengah-tengah para pelajar SRMP 17 Tabanan, Prabowo duduk makan siang bersama para siswa dan juga wali murid.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Prabowo Makan Siang Menu MBG Dengan Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Bali
Indonesia
DPR Dorong Kepala BGN Nanik S. Deyang Benahi MBG, Soroti 3 Tantangan Utama
Kepala BGN, Nanik S. Deyang, didorong segera membenahi program Makan Bergizi Gratis. DPR soroti transparansi anggaran hingga pengawasan keamanan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
DPR Dorong Kepala BGN Nanik S. Deyang Benahi MBG, Soroti 3 Tantangan Utama
Indonesia
Biaya MBG Hingga Mei Sudah Habis Rp 88,15 Triliun, Prabowo Instruksikan Pemangkasan Diperketat
Realisasi anggaran MBG Mei 2026 mencapai Rp88,15 triliun, naik Rp13 triliun dari April. Pemerintah siapkan penghematan sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
 Biaya MBG Hingga Mei Sudah Habis Rp 88,15 Triliun, Prabowo Instruksikan Pemangkasan Diperketat
Indonesia
BGN Didesak Lakukan Evaluasi Menyeluruh Makan Bergizi Gratis, Tidak Ada Lagi Makanan Tidak Layak
Hak siswa atas makanan bergizi yang layak tidak boleh dikurangi sedikit pun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
BGN Didesak Lakukan Evaluasi Menyeluruh Makan Bergizi Gratis, Tidak Ada Lagi Makanan Tidak Layak
Indonesia
Anggaran MBG Sudah Habiskan Rp 88,15 Triliun
Pemerintah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 dari semula senilai Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Anggaran MBG Sudah Habiskan Rp 88,15 Triliun
Indonesia
Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim akan Bongkar Nama Besar yang Terlibat dalam Kasus MBG
Tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG, Sony Sanjaya, siap menjadi justice collaborator dan membuka fakta terkait pihak-pihak yang diduga terlibat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim akan Bongkar Nama Besar yang Terlibat dalam Kasus MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Informasi ini diunggah akun Facebook “Asal Ngontent” yang juga menyinggung Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Frengky Aruan - Jumat, 05 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Bagikan