Wali Kota Bogor Puji Anies Baswedan Tangani Banjir Jakarta

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 17 Februari 2020
Wali Kota Bogor Puji Anies Baswedan Tangani Banjir Jakarta

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pada kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan di Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Jumat (14/2/2020). (Antaranews/HO/Pemkot Bogor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Bogor Bima Arya memuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena dianggap sukses menangani banjir di ibu kota Ia pun mengaku berbicara secara terbuka terhadap hal yang perlu diapresiasi dan dikritik.

Bima kemudian menyinggung Anies yang dinilainya kurang bertindak dalam menangani banjir pada tahun lalu.

Baca Juga

Jakarta Dikepung Banjir, Netizen Sindir Kinerja Anies Baswedan

"Tahun lalu kita kritisi karena gubernur terlalu banyak rapat tapi kurang action, tapi sekarang sudah action karena sudah turun Rp 30 miliar tadi," ujar dia kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (16/2).

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (dua dari kanan), saat diskusi "Evaluasi Publik dan Isu-Isu Nasional dalam 100 Hari Jokowi-Amin", di Jakarta, Minggu (16/2/2020) (Zuhdiar Laeis)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (dua dari kanan), saat diskusi "Evaluasi Publik dan Isu-Isu Nasional dalam 100 Hari Jokowi-Amin", di Jakarta, Minggu (16/2/2020) (Zuhdiar Laeis)

Bima berpandangan bahwa banjir bukan merupakan tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta sendiri, melainkan juga berbagai pihak.

"Banjir ini menurut saya bukan urusan personal leadership, bukan. Ini urusan kolektif,. Ada Menteri PUPR di situ, ada Bupati Bogor di situ, ada Wali Kota Bogor di situ, ada forum Jabodetabek di situ. Menurut saya, bukan tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta sendiri," lanjut dia.

Politisi PAN itu mengatakan masalah banjir di Ibu Kota bukan tanggung jawab Gubernur DKI. Menurutnya, banyak pihak yang harus turun tangan untuk memberikan solusi terkait persoalan banjir.

Baca Juga

Jakarta Banjir, Bos Fraksi PDIP Kritik Anies 2 Tahun Cuma 'Omdo'

"Menurut saya, bukan urusan personal leadership, bukan. Banjir ini kolektif. Ada peran Ketua DPR di situ, Bupati Bogor di situ, ada Wali Kota Bogor di situ, ada forum Jabodetabek di situ. Menurut saya, bukan tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta sendiri," kata Bima Arya.

Bima mengatakan banjirnya Jakarta dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya faktor hujan di hulu.

"Kita kalau Bogor hujan terus 8 jam nonstop di Katulampa siaga II, kita agak stres karena Jakarta akan terendam. Jadi penyebabnya banyak, bisa di hulu deras atau di Jakarta deras, atau bisa juga di Jakarta drainasenya mati," tutur Bima.

Sebelumnya, dalam Survei Indo Barometer, Ahok dinilai sebagai pemimpin daerah paling berhasil mengatasi banjir Jakarta. Joko Widodo (Jokowi) dan Anies Baswedan bertengger diperingkat kedua dan ketiga.

Baca Juga

Banjir Jakarta Meluas seperti 2010, Anies Dianggap Lalai

"Gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Basuki Tjahaja Purnama, sebesar 42 persen," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Ksatria Arya Wira Room Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (16/2). (Knu)

#Bima Arya Sugiarto #Anies Baswedan #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Bagikan