Waktu yang Tepat Berikan Tomat pada Bayi

P Suryo RP Suryo R - Senin, 15 Mei 2023
Waktu yang Tepat Berikan Tomat pada Bayi

Bayi dapat dengan aman mengonsumsi tomat segera setelah mereka siap untuk makan padat. (Unsplash/Vince Lee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT bayi mencapai usia balita, tidak heran jika ia mulai menyukai beberapa jenis makanan kesukaannya, termasuk tomat. Kamu mungkin tidak tahu kapan waktu yang matang untuk memberikan si kecil tomat?

“Bayi dapat dengan aman mengonsumsi tomat segera setelah siap untuk makan padat, yang umumnya berusia sekitar enam bulan,” kata ahli diet anak Amy Chow. Demikin juga menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak harus mulai makan makanan padat sekitar enam bulan.

Baca Juga:

Anak Muda juga Bisa Alami Gangguan Jantung

tomat
Tomat menjadi pilihan yang ideal untuk penyapihan bayi. (Pexels/Rdne Stock Project)

Perlu diingat bahwa makanan pertama harus kaya zat besi dan protein. Tomat bukanlah sumber yang baik dari salah satu nutrisi ini. Jadi tomat hanya menjadi salah satu dari banyak makanan yang diperkenalkan selama masa penyapihan.

Tomat kecil juga merupakan pilihan yang ideal untuk penyapihan saat bayi sudah sedikit lebih tua. Praktik ini membiarkan anak untuk makan sendiri agar menumbuhkan kemandirian dan menentukan nasibnya sendiri dengan makanan.

Walaupun tomat menjadi bahan dasar untuk mayoritas makanan yang kurang sehat seperti pizza, tetapi buahnya sendiri sangat bergizi. Menurut Healthline, tomat memberikan sejumlah manfaat kesehatan untuk bayi.

Baca Juga:

Makanan yang Harus Dihindari oleh Bumil

tomat
Tomat memilki antioksidan yang membantu melindungi bayi. (Unsplash/Alex Ghizila)

Vitamin C


“Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi saat dikonsumsi dengan sumber zat besi,” kata Chow. Tomat merupakan sumber vitamin C yang baik dan bisa meningkatkan kekebalan dan membantu penyembuhan luka. Satu buah tomat telah mencukupi kebutuhan vitamin C harian untuk bayi 7 hingga 12 bulan.

Provitamin A


Tomat segar telah mencukupi sekitar 10 persen provitamin A pada bayi 7 hingga 12 bulan. Nutrisi ini mendorong komunikasi dan pertumbuhan sel, perkembangan penglihatan, dan fungsi kekebalan tubuh.

Antioksidan


Lycopene adalah senyawa antioksidan yang kaya dalam tomat. Lycopene membantu melindungi dari kerusakan yang diciptakan oleh radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

Hidrasi


Tomat mengandung 94 persen air. Jika bayi sedang mengalami sembelit atau penyakit kuning, cairan tambahan dari tomat bisa membantu kesehatannya.

“Tomat harus dikupas kecuali disajikan dalam potongan yang sangat kecil,” kata Chow. Potongan tomat tidak boleh lebih besar dari setengah inci. Untungnya biji tomat sangat kecil sehingga tidak berisiko tersedak. (vca)

Baca Juga:

Cara Jaga Suhu Tubuh Tetap Normal saat Kepanasan

#Kesehatan #Parenting
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan