Vocademia Universitas Indonesia Harumkan Nama Bangsa

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Kamis, 22 Oktober 2015
Vocademia Universitas Indonesia Harumkan Nama Bangsa

Mia Ismi, Vocal Director dan Arranger tim Vocademia UI yang berhasil mengharumkan nama bangsa di 11th Busan Choral Festival & Competition 11-17 Oktober 2015. (foto: dokumentasi Mia Ismi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kabar membanggakan datang dari Busan, Korea Selatan. Tim Vocademia Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih penghargaan di ajang Busan Choral Festival & Competition yang diselenggarakan pada 14 - 17 Oktober 2015. Di kategori Pop & Acapella, grup Vocademia UI berhasil meraih medali emas.

Penyelenggaraan ajang Busan Choral Festival & Competition tahun ini merupakan tahun ke-11 yang diikuti 30 choirs dengan total 950 anggita dari 9 negara. Dapat unggul dari negara-negara lainnya, membuat tim Vocademia UI merasa bangga mengharumkan nama bangsa.

Dalam program tahunan itu, sejumlah program seperti Outrech Concert, Choral Workshop, Gala Concert dan Peace Concert juga mewarnai kemeriahan festival tersebut. Sebagai salah satu world class choir competition, Busan Festival telah mempertemukan berbagai negara di dunia untuk berkumpul dalam satu 'bahasa' yakni musik, termasuk tim Vocademia UI.

Busan Choral Festival & Competition 2015 terdiri dari lima kategori: Youth, Classical Mixed, Pop/Accapella, Ethnic, dan Classical Equal. Bertindak sebagai Juri pada ajang ini: Imant Raminsh (Canada), Jutgen Budday (German), Sang-Hoon Lee (Korea), Shin-Hwa Park (Korea), Jennifer Tham (Singapore). Pada Grand Prix Final, 17 Oktober 2015, Indonesia melalui group Vocademia UI menghadapi persaingan ketat dengan grup vocal dari Fiipina dan Korea. Lewat harmonisasi dan uniqueness yang ditampilkan oleh Vocademia UI, Indonesia berhasil meraih medali emas di ajang ini.

Sebagai informasi, Vocademia UI merupakan grup vokal yang terdiri atas mahasiswa, alumni dan dosen dari Universitas Indonesia. Didirikan oleh Drs. A. G.S udibyo, M.Si secara resmi tahun 2013. Grup vokal ini bermula dari festival Bintang Pop UI yang diselenggarakan setiap tahunnya. Universitas Indonesia menemukan sejumlah talenta-talenta musik terbaik dari Bintang Pop dan kemudian mengembangkannya melalui festival dan kompetisi di tingkat nasional, maupun internasional. Vocademia UI adalah salah satu grup yang lahir dari festival Bintang Pop UI.

Tim Vocademia UI yang tampil di 11th Busan Choral Festival & Competition 11-17 Oktober 2015. (foto: dokumentasi Mia Ismi)

Kontingen Vocademia Universitas Indonesia yang berpartisipasi dalam 11th Busan Choral Festival & Competition, terdiri dari 18 orang yakni: Mia Ismi Halida S. Hum, Rama Dwiyana Putera S. Kom, Ismunandar D Ananda S.E, Restu Suwandari (vokasi), Muhammad Iko Kersapati (F Mipa), Ruth Lidya Panggabean (Fisip), Putu Indah Wulandari (F Psi), Christian Andre (Fisip), Rangga Mahesa Putera (FT), Giskhe Ariana Makhas (vokasi), Nobel Telaumbanua (FT)

Sementara itu musisi yang ikut serta: Ronald Wilson S. T (Piano, Saxo, gitar), Dhany Nugraha S. Sos (Perkusi, gitar), Dr Yugo K Isal M.Sc, dosen Ilmu komputer (bass), Melyna Puspasari Purba S. Kom (Piano), Penny Hutabarat M.S.M (Vocal).

Tim Vocademia UI diketuai A.G.Sudibyo (Kasubdit Pengembangan dan Pemberdayaan Seni Budaya UI), yang juga adalah Pembina Vocademia UI.

Keberhasilan Vocademia UI di Busan Choral Festival 2015, tidak terlepas dari harmonisasi dan kekompakan tim serta aransemen apik yang ditampilkan. Mia Ismi Halida sebagai Vocal Director dan Arranger serta Ronald Wilson S.T sebagai Music Director adalah alumni Universitas yang berperan dalam mengaransemen rangkaian lagu pop yang dibawakan Vocademia UI, yakni lagu Rather Be (Clean Bandits), Stay With Me-See you again, (Sam Smith- Wiz Khalifa) dan Sugar (Maroon5).

 

BACA JUGA

  1. "Gesek" Publik Malaysia, Mia Ismi Bangga Pakai Kebaya
  2. Tampil di London, Mia Ismi Perkenalkan Budaya Indonesia
  3. Gesekan Mia Ismi Bikin Peserta KAA Terpukau
#Berani Menginspirasi #Mia Ismi Halida #Universitas Indonesia #Vocademia UI
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan aksi asusila terus merusak marwah dunia pendidikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Indonesia
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Budi menegaskan kepolisian siap memproses hukum jika pihak korban memutuskan untuk menempuh jalur pidana
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Indonesia
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Puan Maharani menegaskan tak boleh ada kekerasan seksual di kampus. Ia soroti kasus dugaan pelecehan di FH UI dan minta penanganan adil serta transparan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Indonesia
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
UI menetapkan penonaktifan akademik sementara terhadap 16 mahasiswa FHUI terduga pelaku kekerasan verbal selama periode 15 April hingga 30 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
Indonesia
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Desak Kemendiktisaintek Bertindak Tegas
Kasus pelecehan di UI jadi sorotan DPR. Habib Syarief mendesak pemerintah ambil langkah tegas dan reformasi sistem penanganan kekerasan seksual di kampus.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Desak Kemendiktisaintek Bertindak Tegas
Indonesia
Kasus Pelecehan FH UI, 16 Mahasiswa Dibekukan dan Dilarang Masuk Kampus
Universitas Indonesia menonaktifkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum terkait dugaan pelecehan seksual. Berlakukan larangan masuk kampus.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus Pelecehan FH UI, 16 Mahasiswa Dibekukan dan Dilarang Masuk Kampus
Indonesia
Buntut Kasus Dugaan Peleceha Seksual di FH UI, UU TPKS Harus Segera Masuk Kurikulum Pendidikan
Ia menolak keras praktik menyalahkan korban (victim blaming) yang seringkali memperparah trauma
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Buntut Kasus Dugaan Peleceha Seksual di FH UI, UU TPKS Harus Segera Masuk Kurikulum Pendidikan
Indonesia
Skandal FH UI Memanas, Komnas Perempuan Tolak Kasus Pelecehan Berakhir Damai
Devi menyesalkan terjadinya kekerasan di institusi pendidikan yang seharusnya menjadi ruang publik aman dan setara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Skandal FH UI Memanas, Komnas Perempuan Tolak Kasus Pelecehan Berakhir Damai
Indonesia
Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Kasus Pelecehan Seksual
Komisi III DPR mengapresiasi BEM FH UI dalam menangani kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
Soffi Amira - Rabu, 15 April 2026
Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Kasus Pelecehan Seksual
Bagikan