Guru Besar UI: Perang Iran - Israel Bisa Picu Krisis Ekonomi di Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Juni 2025
Guru Besar UI: Perang Iran - Israel Bisa Picu Krisis Ekonomi di Indonesia

Ilustrasi - Serangan rudal Israel ke Iran. ANTARA/Anadolu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik bersenjata antara militer Israel dengan Iran yang terjadi sejak beberapa pekan kemarin dapat memberikan dampak yang luas bagi dunia internasional.

Indonesia, sebagai negara dengan perekonomian terbuka, tentunya akan terdampak secara signifikan jika eskalasi di kawasan Timur Tengah ini terus berlanjut.

Oleh karena itu, penting untuk menganalisis secara mendalam berbagai aspek yang mungkin terdampak dan menyiapkan strategi mitigasi yang tepat guna meminimalkan efek negatif dari konflik tersebut.

Baca juga:

Suasana di Timur Tengah Makin Intens, Komisi XI DPR: Pemerintah Harus Miliki Skenario Krisis Hadapi Gejolak Global

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana mengatakan, salah satu dampak ekonomi yang paling signifikan dari perang Iran - Israel adalah potensi kenaikan harga minyak dunia

Sebab, Iran merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia, sementara Israel memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah yang kaya akan cadangan minyak.

"Ya pasti kalau perang ini berlanjut tentu akan ada dampak ke Indonesia, dampaknya yang kita khawatir adalah harga minyak akan membumbung tinggi. Yang pertama kali terkena adalah tentu perekonomian Indonesia," kata Hikmahanto kepada MerahPutih.com, Kamis (26/6).

Menurut dia, kenaikan harga minyak dunia akan berdampak langsung pada perekonomian Indonesia sebagai negara pengimpor minyak bumi.

Baca juga:

Rupiah Menguat Didukung Sentimen Gencatan Senjata Israel dan Iran, Tapi Bakal Sulit di Bawah Rp 16.200 Per Dolar Amerika

Selain itu, kenaikan harga minyak juga akan mendorong inflasi di dalam negeri, terutama pada sektor transportasi dan industri yang bergantung pada bahan bakar minyak. Hal ini dapat menurunkan daya beli masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kalau minyaknya harga tinggi, APBN kita kan menggunakan asumsi harga minyak di kisaran tertentu. Dan, kemudian juga exchange rate akan meningkat tinggi, dollar, dan lagi-lagi di APBN kita juga ada di kisaran 1 dolarnya berapa," jelasnya.

Jadi, lanjut dia, konflik kedua negara akan berdampak pada ekonomi, mengingat Indonesia masih bergantung pada impor-impor negara-negara lain.

Baca juga:

Stabilitas Ekonomi Terancam, Guru Besar UI Peringatkan Bahaya Konflik Timur Tengah bagi Indonesia

Selain itu, Hikmahanto juga menguraikan, Indonesia bisa mengalami gangguan rantai pasok bahan baku kritis yang kelangkaan bahan baku dan meningkatkan biaya produksi bagi banyak industri di Indonesia yang bergantung pada impor bahan baku.

"Belum lagi juga akan terganggu supply chain asa disrupsi. Jadi kalau kita mengekspor barang itu tentu akan sampai pada tujuan dan memakan waktu lebih lama. Dan ini tentu akan berdampak," pungkasnya.

Baca juga:

Ekonomi Indonesia Rentan Akibat Perang Israel - Iran, Daya Beli Masyarakat Tertekan hingga Harga Minyak Melonjak

Diketahui, perang Iran - Israel mulai berlangsung pada 13 Juni 2025, ketika Israel melancarkan serangan udara dan operasi-intelijen yang diberi sandi Operasi Rising Lion.

Israel mengklaim serangan ini menargetkan fasilitas nuklir Iran dan sejumlah fasiltas lainnya.

Hingga hari ini, tercatat 627 orang tewas dalam serangan Israel serta sebanyak 4.870 orang mengalami luka-luka. (Pon)

#Guru Besar #Universitas Indonesia #Konflik Israel-Iran #Perang Iran-Israel #Krisis Ekonomi #Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Jepang hingga Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Krisis, Warga Diminta Simpan Stok Makanan dan Air
Sejumlah negara seperti Jepang dan Eropa, kini bersiap menghadapi krisis. Warga diminta menyimpan stok makanan hingga air.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Jepang hingga Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Krisis, Warga Diminta Simpan Stok Makanan dan Air
Indonesia
Disebut Atur Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Laporkan Pencemaran dan Pencatutat Jabatan Rektor ke Polda Jateng
Pelaporan ini berkaitan dengan kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan yang sebelumnya dilaporkan korban kepada Polrestabes Semarang pada 25 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Disebut Atur Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Laporkan Pencemaran dan Pencatutat Jabatan Rektor ke Polda Jateng
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
ADEM bekerja dengan memanfaatkan suhu tanah yang relatif stabil pada kedalaman tertentu. Udara dari luar dialirkan melalui jaringan pipa PVC yang ditanam di bawah tanah dan disusun berkelok (serpentine).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Bagikan