Calon Dokter Spesialis Rekam Mahasiswi Mandi, UI: ini Persoalan Serius

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 19 April 2025
Calon Dokter Spesialis Rekam Mahasiswi Mandi, UI: ini Persoalan Serius

Gedung Universitas Indonesia. Foto: Dok/Universitas Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat salah satu dokter peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS), kini kembali terungkap. Universitas Indonesia (UI) menyatakan keprihatinannya atas laporan yang menyeret nama mahasiswa mereka.

Direktur Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI, Arie Afriansyah mengatakan, kampus melihat kasus ini sebagai hal yang serius. Ia juga mendukung penuh proses hukum yang tengah berlangsung.

“Ini (pelecehan seksual oleh dokter PPDS) adalah persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti,” katanya kepada wartawan di Jakarta dikutip Sabtu (19/4).

Sampai saat ini, kepolisian masih terus mendalami laporan tersebut. UI menyatakan, siap mengambil langkah lanjutan sesuai perkembangan dan hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

Baca juga:

Diduga Rekam Mahasiswi yang Tengah Mandi, Oknum Dokter Spesialis Jadi Tersangka Pelecehan

Arie menjelaskan, pihak kampus belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus ini masih dalam penanganan pihak berwenang. UI, katanya, menghormati proses hukum yang berlaku dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Karena masih dalam tahap penyelidikan, kami belum dapat memberikan tanggapan lebih terperinci demi menjaga privasi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI) dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi.

Terduga, pelaku berinisial MAES diduga melakukan tindakan perekaman secara diam-diam saat korban, mahasiswi berinisial SS sedang mandi di tempat kosnya yang berlokasi di Jakarta. Laporan mengenai dugaan pelecehan seksual ini diajukan pada Selasa (15/4).

Baca juga:

Kasus Pelecehan Seksual oleh Dokter Mencuat, DPR Minta Seleksi Diperketat

Saat kejadian, SS tengah menjalani kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Ia menyadari, adanya aktivitas tidak wajar ketika berada di kamar mandi, yakni melihat tangan seseorang memegang ponsel dan mengarahkan ke dirinya dengan maksud merekam.

Merasa terkejut dan dalam bahaya, SS langsung berteriak, kemudian mengenakan pakaian secepatnya dan keluar dari kamar mandi.

Teriakannya menarik perhatian penghuni kos lainnya serta pengelola, yang segera mendatangi lokasi kejadian. Warga kos dan pengelola pun menemukan MAES masih berada di area kos.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa ponsel milik pelaku berisi rekaman visual korban saat sedang mandi. SS yang mengalami trauma langsung meminta agar rekaman tersebut dihapus dari perangkat.

Baca juga:

Tak Kuat Menahan Nafsu, Alasan Oknum Dokter Kandungan di Garut Nekat Lecehkan Perempuan Hamil

Didampingi oleh para penghuni kos dan pengelola, SS segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Laporan resmi atas kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter PPDS UI ini telah dibuat dengan nomor registrasi LP/B/915/IV/2025/SPKT/Polres Metro Jakpus/Polda Metro Jaya. (knu)

#Mahasiswi #Universitas Indonesia #Pelecehan Seksual #Dokter Spesialis #Fakultas Kedokteran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Disebut Atur Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Laporkan Pencemaran dan Pencatutat Jabatan Rektor ke Polda Jateng
Pelaporan ini berkaitan dengan kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan yang sebelumnya dilaporkan korban kepada Polrestabes Semarang pada 25 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Disebut Atur Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Laporkan Pencemaran dan Pencatutat Jabatan Rektor ke Polda Jateng
Indonesia
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Kasus dugaan kekerasan seksual meledak di pesantren Bekasi. Lebih dari 10 anak menjadi korban berulang sejak 2023.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Indonesia
Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta
Dinas akan melakukan pendampingan terhadap para siswa yang menjadi korban.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Penyidik Polresta Lombok Tengah harus membongkar secara utuh seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari modus operandi, kronologi, hingga kepastian jumlah korban.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Indonesia
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
ADEM bekerja dengan memanfaatkan suhu tanah yang relatif stabil pada kedalaman tertentu. Udara dari luar dialirkan melalui jaringan pipa PVC yang ditanam di bawah tanah dan disusun berkelok (serpentine).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
Indonesia
Sahroni Yakin Ahmad Al Misry Bisa Dipulangkan dari Mesir lewat Diplomasi
Sahroni meminta pemerintah mengoptimalkan diplomasi dengan Pemerintah Mesir agar Ahmad Al Misry dapat segera kembali ke Indonesia dan menjalani proses hukum. 

Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Sahroni Yakin Ahmad Al Misry Bisa Dipulangkan dari Mesir lewat Diplomasi
Indonesia
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Prabowo mengungkap Indonesia masih kekurangan 84.781 dokter umum dan 55.712 dokter spesialis. Kebutuhan tenaga medis tersebar di ratusan kabupaten/kota.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Indonesia
Viral Hampir Sepekan, Pelaku Pelecehan Seksual Cewek di Karawaci Akhirnya Diringkus
Polisi menangkap BJ (20), pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan di Karawaci, Tangerang. Kasus viral di media sosial
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Viral Hampir Sepekan, Pelaku Pelecehan Seksual Cewek di Karawaci Akhirnya Diringkus
Bagikan